Likuiditas Berlebih, Bank Sentral China Kian Agresif Serap Dana



KONTAN.CO.ID - ​BEIJING. Bank sentral China semakin aktif menyerap kelebihan likuiditas di sistem keuangan guna menahan penurunan imbal hasil obligasi yang berlangsung cepat.

Pada Selasa (2/6), People's Bank of China (PBOC) hanya menggelontorkan dana sebesar 200 juta yuan melalui instrumen reverse repo tenor tujuh hari. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tersebut menjadi yang terendah dalam sejarah operasi pasar terbuka harian bank sentral China.

Karena jumlah dana yang jatuh tempo pada hari yang sama jauh lebih besar, langkah tersebut menghasilkan penarikan likuiditas bersih sebesar 248,8 miliar yuan dari sistem perbankan.


Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya PBOC mengurangi kelebihan dana yang menumpuk di pasar keuangan. Kondisi tersebut muncul di tengah perlambatan pertumbuhan kredit yang membuat permintaan pembiayaan melemah.

Melimpahnya likuiditas telah menekan biaya pinjaman ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir sekaligus mendorong reli pasar obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah China tenor 10 tahun, yang menjadi acuan, turun ke level 1,7% pada Senin (1/6), terendah sejak Agustus tahun lalu.

Baca Juga: Bank of Thailand Proyeksi Ekonomi Tumbuh 2% di 2026, Suku Bunga Bakal Ditahan

Penurunan imbal hasil terjadi setelah indikator aktivitas manufaktur swasta menunjukkan ekonomi China mulai kehilangan momentum. Kondisi itu mendorong investor mencari aset yang lebih aman, termasuk obligasi pemerintah.

Pada perdagangan Selasa, imbal hasil obligasi acuan naik tipis. Sementara itu, kontrak berjangka obligasi pemerintah tenor 30 tahun turun 0,1% setelah mencatat kenaikan selama tujuh hari berturut-turut.

Analis Huachuang Securities, Guannan Zhou, menilai langkah PBOC menunjukkan bank sentral tidak menginginkan penurunan imbal hasil obligasi yang terlalu cepat. Menurutnya, kebutuhan dana tunai di awal bulan juga biasanya relatif rendah sehingga memberi ruang bagi bank sentral untuk menyerap likuiditas.

Dalam tiga bulan terakhir, Bloomberg mencatat PBOC telah menarik likuiditas jangka menengah hingga panjang senilai total 1,75 triliun yuan melalui berbagai instrumen dengan tenor antara tiga bulan hingga satu tahun.

Baca Juga: Harga Minyak Turun Setelah Trump Sebut Negosiasi dengan Iran Masih Berlangsung

TAG: