JAKARTA. Tahun 2016 belum juga genap bergulir satu bulan, sejumlah bank sudah berburu likuiditas dari obligasi. Maklum, permintaan kredit mulai meningkat, sementara likuiditas dari dana pihak ketiga (DPK) belum memadai. Merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sepanjang Januari 2016 sudah ada tiga bank yang mendaftarkan obligasinya untuk ditawarkan ke pasar. Di awal bulan, Bank Nagari mendaftarkan surat utang senilai total Rp 600 miliar, yang terdiri dari obligasi VII Rp 500 miliar dan Sukuk Mudharabah II Rp 100 miliar.
Likuiditas ketat, bank ramai-ramai rilis obligasi
JAKARTA. Tahun 2016 belum juga genap bergulir satu bulan, sejumlah bank sudah berburu likuiditas dari obligasi. Maklum, permintaan kredit mulai meningkat, sementara likuiditas dari dana pihak ketiga (DPK) belum memadai. Merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sepanjang Januari 2016 sudah ada tiga bank yang mendaftarkan obligasinya untuk ditawarkan ke pasar. Di awal bulan, Bank Nagari mendaftarkan surat utang senilai total Rp 600 miliar, yang terdiri dari obligasi VII Rp 500 miliar dan Sukuk Mudharabah II Rp 100 miliar.