KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perbaikan likuiditas perbankan mulai tercermin pada biaya dana atau cost of fund. Dari data Bank Indonesia (BI) per Februrari 2026, suku bunga dana pihak ketiga (DPK) rupiah pada Januari 2026 turun 3 basis poin (bps) secara bulanan menjadi 2,68%. Penurunan ini memperpanjang tren pelonggaran yang sudah berlangsung sejak Juli 2025. Turunnya bunga simpanan menjadi indikasi mulai bekerjanya transmisi pelonggaran moneter BI. Sepanjang 2025, bank sentral memangkas suku bunga kebijakan hingga 125 bps. Dampaknya kini kian terasa di sisi pendanaan, ditopang operasi moneter yang akomodatif untuk menjaga kecukupan likuiditas di sistem perbankan. Laporan BI memaparkan, likuiditas yang lebih longgar juga diperkuat oleh penempatan dana pemerintah di perbankan. Langkah ini memperbaiki struktur pendanaan dan menekan persaingan bunga dana mahal antarbank, terutama untuk deposito berjangka. Dengan tekanan likuiditas yang mereda, bank memiliki ruang lebih lebar untuk menurunkan cost of fund tanpa harus agresif memburu dana mahal.
Likuiditas Longgar, Bunga Dana Turun ke 2,68%
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perbaikan likuiditas perbankan mulai tercermin pada biaya dana atau cost of fund. Dari data Bank Indonesia (BI) per Februrari 2026, suku bunga dana pihak ketiga (DPK) rupiah pada Januari 2026 turun 3 basis poin (bps) secara bulanan menjadi 2,68%. Penurunan ini memperpanjang tren pelonggaran yang sudah berlangsung sejak Juli 2025. Turunnya bunga simpanan menjadi indikasi mulai bekerjanya transmisi pelonggaran moneter BI. Sepanjang 2025, bank sentral memangkas suku bunga kebijakan hingga 125 bps. Dampaknya kini kian terasa di sisi pendanaan, ditopang operasi moneter yang akomodatif untuk menjaga kecukupan likuiditas di sistem perbankan. Laporan BI memaparkan, likuiditas yang lebih longgar juga diperkuat oleh penempatan dana pemerintah di perbankan. Langkah ini memperbaiki struktur pendanaan dan menekan persaingan bunga dana mahal antarbank, terutama untuk deposito berjangka. Dengan tekanan likuiditas yang mereda, bank memiliki ruang lebih lebar untuk menurunkan cost of fund tanpa harus agresif memburu dana mahal.
TAG: