Likuiditas melimpah, suku bunga PUAB melandai



JAKARTA. Suku bunga di Pasar Uang Antar Bank (PUAB) melandai. Rata-rata suku bunga PUAB overnight (O/N) per Maret 2012 turun 79 bps dibandingkan rata-rata akhir kuartal keempat 2011 yaitu menjadi 3,76%.Penurunan juga terjadi pada suku bunga PUAB dengan tenor yang lebih besar dari O/N, yakni sebesar 78 bps -132 bps. Bank Indonesia dalam Tinjauan Kebijakan Moneter edisi April 2012 menyebut, hal tersebut disebabkan masih melimpahnya likuiditas perbankan."Juga dipengaruhi kebijakan pelebaran koridor suku bunga dan penurunan BI rate selama kuartal I 2012," jelas BI.Selama Februari - April 2012, BI terus menjaga BI rate bertahan di level 5,75% setelah beberapa kali memangkasnya pada kuartal keempat 2011. Selain itu, pada awal tahun 2012, BI memperlebar batas bawah suku bunga deposit facility (simpanan bank di BI) dari 150 bps, menjadi 200 bps di bawah BI rate.Sampai dengan kuartal I 2012, BI menilai persepsi risiko di PUAB tetap terjaga. Hal ini tercermin dari rata-rata selisih suku bunga PUAB O/N tertinggi dan terendah stabil pada level 4 bps. Rentang yang kecil tersebut memperlihatkan kondisi likuiditas jangka pendek perbankan yang berlebih sehingga berdampak pada penurunan transaksi di PUAB.Merujuk data BI, rata-rata volume PUAB per Maret 2012 tercatat turun 10,47% menjadi Rp 5,64 triliun, dibandingkan posisi Desember 2011 sebesar Rp 6,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dupla Kartini