KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lima pewarta foto dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten, sejak Senin (7/9/2026). Salah satu pewarta yang belum diketahui keberadaannya merupakan fotografer Kantor Berita ANTARA, Muhammad Bagus Khoirunas.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Pembangunan 7.992 Huntap untuk Korban Bencana Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Polda Banten, TNI, Polairud, serta instansi terkait lainnya. Direktur Utama Kantor Berita ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mendukung proses pencarian dan memastikan komunikasi tetap berjalan. “Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus-menerus. Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” kata Benny dalam keterangannya Selasa (8/9/2026) malam. ANTARA juga mendirikan posko siaga media bersama iNews dari MNC Group dan merdeka.com. Posko tersebut digunakan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi terkait pencarian para pewarta.
Baca Juga: Kepala BPS: DTSEN Tak Mungkin 100% Akurat, Kondisi Masyarakat Dinamis Cuaca Hambat Pencarian Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, pencarian dilakukan secara bersama-sama oleh Polairud, Basarnas, dan TNI sejak menerima laporan hilang kontaknya lima pewarta foto tersebut. Namun, kondisi alam menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Gelombang tinggi dan jarak pandang yang terbatas menyulitkan tim gabungan dalam melakukan penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda. Berdasarkan catatan ANTARA, Muhammad Bagus Khoirunas melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9). Ia berada dalam satu rombongan dengan empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang merupakan fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu.
Baca Juga: BPS: Rumah Bagus Bisa Pengaruhi Desil DTSEN, tapi Tak Otomatis Hentikan Bansos Hingga Selasa (8/9) malam, ANTARA belum menerima kabar dari Bagus maupun empat pewarta foto lainnya. ANTARA menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan pencarian berdasarkan informasi yang telah diverifikasi dari otoritas dan pihak terkait. ANTARA juga mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk tidak menyebarkan informasi spekulatif mengenai keberadaan para pewarta yang masih dalam pencarian. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News