Lima saham naik, Ini 10 saham LQ45 dengan PER terendah (19/7)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik pada perdagangan Jumat (19/7). Ketika Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri hari perdagangan, IHSG naik 53,25 poin (0,83%) lalu mendarat di angka indeks 6.456,54.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, naik 8,15 poin (0,80%) ke 1.033,44.

Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga menghijau. Indeks terbitan Kompas ini naik 12,12 poin (0,93%), lalu hinggap di 1.314,91.


Tonton Video: IHSG Menguat, Ini 10 Saham LQ45 Pemberi Cuan Terbesar Pekan Ini (15-19 Juli 2019)

Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Adaro Energy Tbk (ADRO), dan Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 4,05 kali, 6,11 kali, dan 7,29 kali.

Posisi selanjutnya diisi oleh UNTRITMGELSABBTNMEDCMNCN, dan WSBP

Sejalan dengan geliat tipis IHSG, lima dari 10 saham LQ45 dengan PER terendah naik dibanding penutupan sebelumnya. Saham-saham nahas itu adalah SRIL, PTBA, Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Medco Energy (MEDC), dan Media Nusantara Citra Tbk (MNCN),

Tiga saham yang lain turun harga, yaitu ADRO, Indo Tambangraya MegahTbk (ITMG) dan Elnusa Tbk (ELSA), dan Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Baca Juga: IHSG naik, volume transaksi HOME dan SRIL terbesar di pekan lalu (15-19 Juli 2019)

Adapun satu-satunya saham yang lain tidak berubah harga adalah United Tractor Tbk (UNTR). 

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (18/7) Harga (19/7) PBV PER
SRIL 350 352 0,88 4,05
ADRO 1.300 1.295 0,66 6,11
PTBA 2.870 2.880 1,89 7,29
UNTR 27.275 27.275 1,7 8,33
ITMG 17.225 17.150 1,6 8,56
ELSA 368 366 0,79 8,71
BBTN 2.420 2.430 1,05 8,9
MEDC 820 825 0,73 9,17
MNCN 1.365 1.435 1,86 9,38
WSBP 420 416 1,34 9,45
Sumber: RTI

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.

Data seperti ini bisa Anda akses langsung melalui Pusat Data KONTAN - Market.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Berpotensi Menguat, Disetir Sentimen Penurunan Suku Bunga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hasbi Maulana