KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lima tahun setelah pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi) yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM, akses pembiayaan dan layanan keuangan bagi pelaku usaha ultra mikro semakin meluas. Integrasi tersebut juga mendorong peningkatan jumlah nasabah PNM Mekaar yang berhasil naik kelas dan mengembangkan usahanya. Melalui ekosistem yang terintegrasi, nasabah kini memperoleh proses pengajuan pembiayaan yang lebih sederhana, akses layanan keuangan yang lebih luas, serta pilihan produk yang lebih beragam sesuai kebutuhan usaha.
Selain pembiayaan, nasabah juga mendapatkan pendampingan usaha yang lebih terstruktur, mulai dari literasi keuangan, kebiasaan menabung, hingga akses ke produk keuangan seperti tabungan emas dan asuransi mikro.
Baca Juga: Rumah Pangan PNM Dorong Kesejahteraan Nasabah Mekaar dan Ketahanan Pangan Nasional Dari sisi bisnis, integrasi ini memperkuat jalur pengembangan nasabah agar dapat meningkatkan kapasitas usaha dan mengakses pembiayaan yang lebih besar. Dukungan akses ke marketplace dan program peningkatan kapasitas usaha juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Data PNM menunjukkan jumlah nasabah Mekaar yang naik kelas meningkat tajam dari 329.532 nasabah pada 2022 menjadi 2.579.407 nasabah pada 2025. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kemampuan usaha dan kesiapan finansial nasabah untuk masuk ke jenjang pembiayaan yang lebih tinggi. Pada saat yang sama, jumlah nasabah yang menjadi Agen BRILink juga bertumbuh dari 69.016 pada 2022 menjadi 186.477 pada 2025. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran nasabah dalam ekosistem layanan keuangan inklusif. Direktur Keuangan PNM, Sahat Pangaribuan, mengatakan Holding Ultra Mikro tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga menciptakan jalur pertumbuhan usaha yang lebih jelas bagi nasabah.
Baca Juga: Holding UMi Telah Jangkau Lebih dari 33,7 Juta Nasabah per Maret 2026 "Integrasi ini membuat layanan menjadi lebih mudah diakses dan lebih lengkap, sehingga nasabah tidak hanya mendapatkan pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan peluang untuk berkembang. Kami melihat nasabah semakin siap naik kelas, lebih mandiri secara finansial, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usahanya ke tahap berikutnya," ujar Sahat dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026). Menurutnya, sinergi dalam Holding UMi telah memperkuat proses pemberdayaan nasabah, sehingga mereka tidak hanya menjadi penerima pembiayaan, tetapi juga pelaku usaha yang semakin aktif dalam ekosistem keuangan formal. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News