Limas Indonesia Makmur berharap mengantongi pertumbuhan 7% tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) berharap bisa mengantongi pertumbuhan penjualan dan laba bersih sebesar 7% pada tahun 2018.

Tahun lalu, Limas Indonesia Makmur mencatat pendapatan Rp 189,23 miliar atau menurun 8,9% dibanding tahun sebelumnya. Dengan target pertumbuhan 7%, artinya, pendapatan Limas tahun ini bisa mencapai Rp 202,47 miliar.

Sementara laba bersih LMAS pada tahun lalu sebesar Rp 1,23 miliar atau tumbuh 23,8%. "Laba bersih tahun ini diharapkan bisa mencapai Rp 1,31 miliar atau tumbuh sama seperti penjualan, yakni 7%," kata Baso Amir, Sekretaris Perusahaan LMAS saat dihubungi KONTAN, Senin (4/6)..


Limas Indonesia mengungkapkan, laba tahun lalu naik signifikan karena efisiensi beban, khususnya beban administrasi. "Tahun ini diprediksi tidak ada kenaikan signifikan dari biaya-biaya tersebut," kata Baso. Dia menambahkan, beban pokok penjualan LMAS tahun 2017 turun sebesar 14,38% menjadi Rp131,46 miliar dari sebelumnya Rp153,54 miliar pada tahun 2016.

Penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya beban pokok penjualan perangkat keras dan lunak, penurunan biaya penyusutan serta jasa teknis dan pemeliharaan.

Pada kuartal pertama 2018, perusahaan yang bergerak di bidang jasa informasi saham dan berita serta jasa nilai tambah telepon ini meraup pendapatan Rp 46,42 miliar, tumbuh 4,13% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Tapi, laba bersih LMAS justru merosot. Pada tiga bulan pertama tahun ini, laba bersih LMAS sebesar Rp 1,03 miliar, turun 78,82% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 4,87 miliar.

Anjloknya laba bersih Limas ini disebabkan oleh adanya rugi selisih kurs bersih sebesar Rp 2,71 miliar tahun ini. Di kuartal ketiga tahun lalu, LMAS mencatat laba selisih kurs bersih Rp 693 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati