LINE Bank Tambah Fitur Reksa Dana Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KEB Hana Indonesia menambah layanan investasi reksa dana di aplikasi digitalnya, LINE Bank by Hana Bank. Langkah ini dilakukan untuk memperluas layanan wealth management sekaligus menangkap minat investasi dari nasabah ritel, khususnya generasi muda.

Melalui fitur tersebut, nasabah dapat membeli, menambah dana (top up), hingga menjual reksa dana langsung melalui aplikasi. LINE Bank juga menyediakan fitur autodebet mingguan maupun bulanan untuk mendukung investasi berkala.


Chief Personal Banking Officer Hana Bank, Stefen Loekito mengatakan, tren investasi digital terus meningkat seiring bertambahnya masyarakat yang mulai mengelola aset melalui platform digital.

“Kami melihat kesadaran masyarakat untuk berinvestasi terus meningkat, terutama di segmen generasi muda yang semakin adaptif terhadap teknologi digital,” ujar Stefen dalam keterangan resmi, Rabu (7/5).

Ia menilai, di tengah ketidakpastian ekonomi global, masyarakat kini cenderung mencari instrumen investasi yang relatif lebih aman dan mudah diakses.

Baca Juga: Hana Bank dan Sucor AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana

Saat ini, LINE Bank menyediakan empat jenis reksa dana, yakni pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham berbasis rupiah. Total terdapat 39 produk reksa dana dari tujuh manajer investasi yang telah bekerja sama dengan bank tersebut.

Nasabah dapat mulai berinvestasi dengan dana minimum Rp 100.000. Selain memilih produk secara mandiri, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Robo Advisor untuk membantu menentukan produk investasi sesuai profil risiko.

Hana Bank berharap penambahan fitur investasi di aplikasi digital dapat meningkatkan aktivitas transaksi nasabah sekaligus memperkuat basis dana murah dan layanan berbasis fee based income di tengah persaingan layanan digital perbankan yang semakin ketat.

Pada kuartal pertama 2026, Hana Bank mencatat penghimpunan dana murah dari giro dan tabungan mencapai Rp 12,55 triliuna atau tumbuh 8,17% secara year on year (yoy) dibandingkan posisi kuartal pertama tahun selalu senilia Rp 11,60 triliun. 

Baca Juga: Laba Hana Bank Tumbuh 17,63%, Ini Faktor Pendorong Kinerja 2025

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News