Linknet Gandeng Nexusguard, Perkuat Keamanan Jaringan dari Serangan Siber



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Linknet Enterprise, unit bisnis korporasi dari PT Link Net Tbk (LINK) resmi memperkuat infrastruktur digitalnya melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Nexusguard, penyedia solusi mitigasi serangan Distributed Denial of Service (DDoS) global.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Linknet dalam mengintegrasikan teknologi mitigasi DDoS berstandar internasional ke dalam jaringan inti (backbone) dan portofolio layanan korporasi.

Baca Juga: Integrasi Kecerdasan Buatan dan Robotika Menjadi Kunci Smart Living


Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kompleksitas ancaman siber, sekaligus mendukung penguatan ekosistem digital nasional.

Sebagai penyedia layanan enterprise, Linknet mengandalkan jaringan backbone mandiri yang menjangkau berbagai kota besar di Indonesia.

Infrastruktur ini memungkinkan kontrol end-to-end terhadap performa, keandalan, dan keamanan layanan, termasuk untuk pelanggan strategis seperti institusi pemerintah dan sektor infrastruktur.

Perkuat Keamanan dan Operasional

Dalam kerja sama ini, Linknet memilih Nexusguard setelah melalui evaluasi terhadap sejumlah penyedia solusi global.

Nexusguard sendiri memiliki pengalaman hampir dua dekade dalam melindungi jaringan, aplikasi web, dan infrastruktur Domain Name System (DNS).

Baca Juga: Penjualan AMDK Naik 20% Selama Lebaran, Ini Wilayah yang Topang Pertumbuhan

CEO Nexusguard Andy Ng menyatakan, kolaborasi ini menggabungkan kapasitas mitigasi Linknet hingga 100 Gbps dengan jaringan global Nexusguard yang mencapai lebih dari 3 Tbps.

“Kami menghadirkan solusi keamanan terintegrasi bagi sektor enterprise di Indonesia untuk memastikan perlindungan dari serangan DDoS berskala besar,” ujarnya.

Perluas Layanan Managed Security

Melalui kemitraan ini, teknologi cloud-based scrubbing Nexusguard akan terintegrasi langsung ke jaringan Linknet.

Baca Juga: Lebaran 2026 Bisa Jadi Momentum Ekonomi Nasional, Ini Penyebabnya!

Sistem ini memungkinkan deteksi dan mitigasi serangan secara otomatis dengan dukungan pemantauan 24/7 oleh tim Managed Security Service Provider (MSSP).

Kolaborasi ini mencakup integrasi teknologi, penguatan threat intelligence, ekspansi pasar ke sektor strategis seperti pemerintah dan keuangan, serta optimalisasi layanan berbasis Service Level Agreement (SLA).

Latensi Rendah dan Kapasitas Global

Secara teknis, solusi yang dihadirkan mencakup layanan Clean Pipe, Traffic Shield, serta perlindungan aplikasi dan DNS.

Keunggulan utama terletak pada latensi rendah berkat keberadaan local scrubbing center di Jakarta yang terhubung langsung dengan jaringan Linknet.

Dengan dukungan lebih dari 50 scrubbing center global dan kapasitas mitigasi di atas 3 Tbps, layanan ini mampu menghadapi berbagai jenis serangan DDoS berskala besar.

Baca Juga: AMDATARA:Peningkatan Penjualan AMDK Ramadan-Lebaran Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Chief Enterprise Business Officer Linknet Ronald Chandra Lesmana menegaskan bahwa kerja sama ini memperkuat kapabilitas layanan keamanan perusahaan.

“Keamanan adalah fondasi utama kepercayaan digital. Kami berkomitmen menghadirkan solusi konektivitas dan keamanan terintegrasi yang andal bagi pelanggan korporasi,” ujarnya.

Dengan kolaborasi ini, Linknet mempertegas posisinya sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur digital nasional yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News