Lion Air Optimistis Permintaan Perjalanan dan Umrah Tetap Tumbuh Meski Rupiah Melemah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lion Air Group optimis terhadap pertumbuhan perjalanan wisata hingga keberangkatan ibadah umrah tahun ini, meski nilai tukar rupiah terhadap dolar As mengalami pelemahan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro optimis bahwa tren permintaan untuk bepergian menggunakan pesawat masih akan tetap bertumbuh saat ini.

Menurut Danang, saat ini masuk dalam fenomena musim sepi atau tergolong dalam low season. Namun, Lion Air Group masih akan tetap memberikan solusi terbaik agar pelanggan masih bisa menikmati perjalanan terbaik.


Baca Juga: Aprindo Buka Suara Soal Puluhan Gerai Ritel Modern Ditutup di Lombok Tengah

"Kami dari Lion Group dan BookCabin memberikan solusi masyarakat agar bisa tetap melakukan perjalanan dan tetap bisa mendapatkan budget yang sesuai untuk berbagai macam kepentingan," ujar Danang Mandala di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Lebih lanjut, kata Danang, Lion Air Group masih optimis tren perjalanan umrah tetap bertumbuh. Sebab, perjalanan umrah adalah niat untuk beribadah setiap umat muslim.

"Itu yang perlu kami akomodir untuk kepentingan-kepentingan perjalanan berikutnya setelah musim haji," kata Danang.

Danang menyebutkan Lion Air Group juga memiliki rute penerbangan yang langsung menuju ke Jeddah. Penerbangan tersebut berasal dari sejumlah kota besar, seperti Jakarta hingga Kalimantan Tengah.

"Dengan frekuensi rata-rata 9 kali dalam 1 minggu yang dilayani oleh Lion Air, kami selalu tetap optimis bahwa market untuk perjalanan ibadah itu meningkat. Kita bisa menghitung misalnya satu minggu ada sembilan kali, kapasitas pesawat itu mencapai 433 kursi," kata Danang.

Baca Juga: Ekspor Satu Pintu Komoditas Ferro Alloy Dikhawatirkan Timbulkan Kompleksitas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News