Lionel Messi Akuisisi UE Cornella Barcelona, Berikut Bisnis Klub Bola Milik Atlet



KONTAN.CO.ID - BARCELONA. Megabintang lapangan hijau, Lionel Messi, resmi melebarkan sayap bisnisnya di jagat sepak bola. Melansir laporan Al Jazeera, kapten tim nasional Argentina tersebut telah mengakuisisi UE Cornella, sebuah klub divisi kelima yang berbasis di Barcelona, Spanyol.

Langkah ini menandai babak baru bagi Messi yang kini berusia 38 tahun. Meski tengah bersiap membela Argentina untuk mempertahankan gelar di Piala Dunia Amerika Utara 2026, pemain berjuluk La Pulga ini mulai memperkuat fondasi portofolionya di luar lapangan.

Baca Juga: Inter Miami Melaju ke Final MLS Cup 2025, Lionel Messi Incar Gelar ke-48


Manajemen UE Cornella mengonfirmasi kesepakatan tersebut tanpa memperinci nilai akuisisi secara detail. "Kehadiran Leo Messi menandai dimulainya babak baru. Proyek ini dipandu oleh visi jangka panjang dan rencana strategis yang menggabungkan ambisi, keberlanjutan, serta koneksi kuat dengan akar lokal," tulis pernyataan resmi klub.

Sebagai catatan, Cornella yang berdiri sejak 1951 bukan sekadar klub kecil. Tim ini merupakan kawah candradimuka yang melahirkan talenta besar seperti kiper Arsenal David Raya, hingga mantan rekan Messi di Barcelona dan Inter Miami, Jordi Alba.

Tiga Pukulan Berat Hantam Perajin Tahu, Produksi Terancam!
© 2026 Konten oleh Kontan

Gurita Bisnis Pesepakbola Dunia

Fenomena pemain menjadi pemilik klub kian melesat dalam satu dekade terakhir. Strategi ini dianggap sebagai instrumen investasi yang menjanjikan:

  • David Beckham: Sosok ikonik ini memanfaatkan klausul kontrak saat bergabung dengan LA Galaxy pada 2007, yang memberinya hak membeli franchise MLS seharga diskon $25 juta. Pasca gantung sepatu pada 2013, ia mendirikan Inter Miami yang valuasinya kini terkerek melampaui $1 miliar berkat efek kedatangan Messi pada 2023.  
  • Ronaldo Nazário: Mantan striker Brasil ini mengguyur investasi sebesar €30 juta untuk menguasai 51% saham Real Valladolid di La Liga pada 2018. Kendati penuh gejolak karena dua kali terdegradasi, status Ronaldo sebagai mantan pemain pertama yang memiliki klub di liga top Eropa menjadi tonggak sejarah. Baca Juga: Lionel Messi Pilih Jadi Pemilik Klub Usai Pensiun, Tak Tertarik sebagai Pelatih  
  • Gerard Piqué: Lewat perusahaannya, Kosmos, Piqué sangat agresif mengakuisisi 90% saham FC Andorra sejak 2018. Hasilnya impresif, klub tersebut berhasil merangkak naik peringkat hingga berkompetisi di divisi dua Spanyol.  
  • Kylian Mbappé: Bintang Prancis ini menjadi yang paling unik karena masih aktif bermain saat mencaplok SM Caen di Ligue 2 pada Juli 2024 dengan investasi sekitar €15 juta.  
  • Investasi Kolektif di Class of '92 Man Utd: Gary Neville, Ryan Giggs, Paul Scholes, Phil Neville, dan Nicky Butt memulai investasi kolektif di Salford City pada 2014, sebelum David Beckham bergabung pada 2019 dengan 10% saham. Hasilnya, Salford berhasil naik empat divisi dalam lima musim.  
  • Cesc Fàbregas: Mantan gelandang Arsenal ini mengambil jalur hibrida di Como 1907 sebagai pemegang saham sekaligus pelatih, yang akhirnya sukses membawa klub tersebut promosi ke Serie A pada 2024.
Tren ini membuktikan bahwa lapangan hijau kini bukan sekadar tempat mengejar trofi, melainkan panggung strategis bagi para atlet untuk mengamankan aset finansial di masa depan.

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik
© 2026 Konten oleh Kontan