JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat rupanya mengganggu rencana ekspansi perusahaan baja PT Lionmesh Prima Tbk. Saat rupiah loyo dan cenderung bergejolak seperti sekarang, manajemen emiten berkode saham LMSH ini memutuskan untuk menunda sementara rencana pembelian mesin pabrik. Penundaan pembelian mesin pabrik ini jelas menganggu rencana pengoperasian pabrik baru mereka yang semula ditargetkan bisa beroperasi Juni 2016. "Ada kemungkinan pengoperasian pabrik akan mundur satu atau dua bulan dari jadwal Juli," kata Sukmawati Syarif, Corporate Secretary LMSH kepada KONTAN, Jumat (16/10). Sukmawati bilang, pembelian mesin saat rupiah melemah akan meningkatkan biaya. Maka itu manajemen LMSH melakukan pembelian mesin saat nilai rupiah susah sesuai dengan hitungan mereka. "Beberapa waktu lalu kurs dollar kuat sekali, kami harap kurs stabil lagi," kata Sukmawati.
Lionmesh prima tunda belanja mesin
JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat rupanya mengganggu rencana ekspansi perusahaan baja PT Lionmesh Prima Tbk. Saat rupiah loyo dan cenderung bergejolak seperti sekarang, manajemen emiten berkode saham LMSH ini memutuskan untuk menunda sementara rencana pembelian mesin pabrik. Penundaan pembelian mesin pabrik ini jelas menganggu rencana pengoperasian pabrik baru mereka yang semula ditargetkan bisa beroperasi Juni 2016. "Ada kemungkinan pengoperasian pabrik akan mundur satu atau dua bulan dari jadwal Juli," kata Sukmawati Syarif, Corporate Secretary LMSH kepada KONTAN, Jumat (16/10). Sukmawati bilang, pembelian mesin saat rupiah melemah akan meningkatkan biaya. Maka itu manajemen LMSH melakukan pembelian mesin saat nilai rupiah susah sesuai dengan hitungan mereka. "Beberapa waktu lalu kurs dollar kuat sekali, kami harap kurs stabil lagi," kata Sukmawati.