Lippo Karawaci (LPKR) Jual Anak Usaha ke Grup Sendiri Rp 34 Miliar, Ini Tujuannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menjual kepemilikannya di sejumlah anak usaha kepada perusahaan afiliasi dalam grup yakni PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan  PT Multipolar Tbk (MLPL).

Dalam prospektus di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), LPKR menjual kepemilikannya pada PT Sunshine Food International (SFI) dan PT Prima Cipta Lestari (PCL). Transaksi itu dilakukan lewat dua anak usaha LPKR, PT Sunshine Prima Utama (SPU) dan PT Mega Indah Gemilang (MIG).

Pada tanggal 1 April 2026, telah dilakukan pengalihan atas 5.549.999 lembar saham SFI atau setara dengan 99,99% saham ditempatkan dan disetor penuh dalam SFI milik SPU kepada PT Fortuna Optima Distribusi (FOD). 


Baca Juga: Dibayangi Efek Geopolitik & Kenaikan Harga Bahan Baku, Begini Rekomendasi Saham ICBP

Lalu, pengalihan 1 lembar saham SFI atau setara dengan 0,01% saham ditempatkan dan disetor penuh dalam SFI milik MIG kepada PT Matahari Super Ekonomi (MSE). 

“Adapun pelaksanaan transaksi pengalihan saham SFI dilakukan dengan nilai sekitar Rp 32,1 miliar,” kata manajemen dalam prospektus tersebut.

Di tanggal yang sama, sebanyak 91.346 lembar saham PCL atau setara dengan 96,06% saham ditempatkan dan disetor penuh dalam PCL milik SPU dialihkan kepada FOD.

Kemudian, transaksi pengalihan 3.750 lembar saham PCL milik MIG atau setara dengan 3,94% saham ditempatkan dan disetor penuh dalam PCL milik MIG kepada MSE. 

“Pelaksanaan transaksi pengalihan saham PCL dilakukan dengan nilai sekitar Rp 1,9 miliar,” tulisnya.

Manajemen LPKR bilang, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena adanya hubungan pengendalian oleh pihak yang sama antara para pihak yang terlibat, yakni di bawah pengendalian PT Inti Anugerah Pratama, dengan pemilik manfaat yaitu James T. Riady. 

Sehubungan dengan SPU dan MIG sebagai penjual, sebanyak 99% saham SPU dimiliki oleh MIG, dimana pengendali MIG adalah LPKR yang merupakan perusahaan terbuka yang dikendalikan oleh PT Inti Anugerah Pratama. 

Baca Juga: Pefindo Beri Peringkat idAA- untuk Medco Energi (MEDC), Prospek Stabil

Sementara, sebanyak 99,99% saham FOD dan 99,80% saham MSE dimiliki oleh MPPA. Pengendali MPPA adalah MLPL yang merupakan perusahaan terbuka yang dikendalikan oleh PT Inti Anugerah Pratama. 

Tujuan transaksi itu berkaitan dengan upaya LPKR untuk mengembalikan fokus kegiatan usaha pada bisnis utama, yaitu di bidang real estat. Melalui transaksi pengalihan saham, LPKR diharapkan dapat melakukan optimalisasi pengelolaan sumber daya serta meningkatkan fokus pengembangan usaha pada sektor yang memiliki prospek pertumbuhan yang lebih selaras dengan strategi jangka panjang. 

“Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional, memperbaiki struktur bisnis, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perseroan dan para pemegang saham,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News