KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) akan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Rabu (1/2). Produsen kayu lapis ini berhasil meraup dana segar Rp 44,25 miliar. Perusahaan Keluarga Hasan Sunarko alias Koh Boong Hong, pendiri dan pemilik Samko Timber itu memasang harga penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Rp 118. Menilik prospektus IPO, FWCT menawarkan sebanyak-banyak 375 juta saham dengan nilai Rp 100. Angka ini setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.
FWCT akan mencatatkan saham sejumlah 1,87 miliar saham. Angka itu termasuk kepemilikan saham oleh direksi. Dus, kapitalisasi pasar FWCT akan mencapai Rp 221,25 miliar. Baca Juga: Membidik Peruntungan Saham IPO di 2023, Simak Strateginya! Dalam hitungan Kontan, dengan harga saham FWCT di Rp 118 per sahan, price to earning ratio (PER) 2022 FWCT jika disetahunkan ada di level 5,13 kali. Asumsi ini menggunakan data laba bersih per 31 Juli 2022 yang sekitar Rp 25,18 miliar. Adapun Wijaya Cahaya akan menggunakan sekitar 79% dana dari IPO sebagai belanja modal untuk pembelian mesin-mesin produksi utama, seperti rotary barker, spindle-less, continuous dryer, press dryer, glue spreader, cold press, hot press, panel saw, sander calibrating dan sander finishing.