KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat masyarakat terhadap produk herbal terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, seiring pergeseran gaya hidup ke arah pendekatan kesehatan yang lebih alami dan preventif. Namun, di tengah pertumbuhan permintaan tersebut, industri herbal lokal masih menghadapi persoalan struktural berupa rendahnya literasi konsumen. Data Profil Statistik Kesehatan 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat meningkatnya penggunaan produk kesehatan non-medis dalam aktivitas perawatan sehari-hari. Meski demikian, pemahaman konsumen terkait klasifikasi produk, fungsi, serta batasan penggunaan herbal dinilai masih terbatas. Kondisi ini menempatkan industri herbal pada posisi yang paradoks. Di satu sisi, pasar tumbuh. Di sisi lain, ekspektasi konsumen kerap tidak sejalan dengan karakter produk herbal yang bersifat pendukung dan membutuhkan penggunaan jangka panjang, bukan solusi instan.
Literasi Konsumen Rendah, Industri Herbal Lokal Hadapi Tantangan Kepercayaan Pasar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat masyarakat terhadap produk herbal terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, seiring pergeseran gaya hidup ke arah pendekatan kesehatan yang lebih alami dan preventif. Namun, di tengah pertumbuhan permintaan tersebut, industri herbal lokal masih menghadapi persoalan struktural berupa rendahnya literasi konsumen. Data Profil Statistik Kesehatan 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat meningkatnya penggunaan produk kesehatan non-medis dalam aktivitas perawatan sehari-hari. Meski demikian, pemahaman konsumen terkait klasifikasi produk, fungsi, serta batasan penggunaan herbal dinilai masih terbatas. Kondisi ini menempatkan industri herbal pada posisi yang paradoks. Di satu sisi, pasar tumbuh. Di sisi lain, ekspektasi konsumen kerap tidak sejalan dengan karakter produk herbal yang bersifat pendukung dan membutuhkan penggunaan jangka panjang, bukan solusi instan.
TAG: