LKM BKD Ponorogo Ubah Strategi, Jaga Keberlanjutan Bisnis Tak Bergantung Tokoh



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Badan Kredit Desa (BKD) Ponorogo menerapkan sejumlah upaya guna menjaga keberlanjutan bisnis tetap sehat ke depannya. Direktur Utama LKM BKD Ponorogo Mego mengatakan upayanya, yakni menyempurnakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sistem pengendalian internal yang lebih baik. 

"Intinya, kami ingin mengubah bahwa keberlangsungan organisasi tidak tergantung kepada seorang tokoh pimpinan, tetapi digerakkan sistem dalam organisasi itu sendiri," katanya kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).

Mego menyampaikan implementasi keberlangsungan organisasi salah satunya dengan menerapkan nilai-nilai yang baik di setiap kegiatan LKM BKD Ponorogo secara konsisten. Dia berharap hal tersebut akan menjadi budaya LKM.


Baca Juga: Ekonom Ingatkan Restrukturisasi Berulang Utang BUMN Karya Bisa Bebani Himbara

Mego tak memungkiri adanya tantangan yang bisa menghadang keberlanjutan bisnsi. Dia bilang tantangan utamanya adalah nilai-nilai dan budaya lembaga yang berubah, sehingga dapat menghambat perkembangan LKM ke arah nilai-nilai yang lebih positif.

Mengenai kinerja, Mego mengatakan LKM BKD Ponorogo mencatatkan nilai penyaluran pinjaman sebesar Rp 55,19 miliar per Juni 2026.

Sementara itu, Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) menyampaikan industri LKM perlu menerapkan sejumlah upaya guna menjaga keberlanjutan bisnis. Ketua Umum Aslindo Burhan mengatakan upayanya, seperti terus meningkatkan perbaikan tata kelola, bergabung dengan asosiasi untuk belajar tata kelola bersama, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia bersama Aslindo untuk kegiatan pelatihan. 

"Ditambah, mengikuti uji kompetensi bagi para pengurus atau pengelola," ujarnya kepada Kontan.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman juga mendorong industri LKM menerapkan sejumlah upaya untuk menjaga keberlangsungan usaha. 

"Upayanya, yaitu terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, permodalan, dan kualitas sumber daya manusia," ucap Agusman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News