Longsor di Bandung Barat, Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan dan Tertunda



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jalur kereta api di wilayah Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami longsor pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menyatakan, kejadian tersebut berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi jalur tersebut, baik berupa keterlambatan maupun pembatalan.

Baca Juga: Genjot Pangsa Pasar di Indonesia, Strava Pangkas Harga Langganan


Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam kondisi apa pun.

“Kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dan pembatalan,” ujar Franoto dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).

Ia menambahkan, KAI saat ini terus melakukan penanganan agar jalur dapat segera kembali normal.

“Kami berupaya maksimal agar jalur dapat segera normal kembali dan perjalanan kereta api berjalan lancar. Kami juga memastikan pelanggan tetap mendapatkan pelayanan terbaik meskipun dalam kondisi gangguan,” jelasnya.

Baca Juga: Margin Tergerus, Pengusaha Jasa Pertambangan Tertekan Lonjakan Harga Solar Industri

Daftar KA yang Terdampak

Sejumlah perjalanan kereta api yang dibatalkan antara lain:

  • KA 134B Parahyangan (Gambir–Bandung), berangkat pukul 18.25 WIB
  • KA 140 Parahyangan (Gambir–Bandung), berangkat pukul 23.05 WIB
  • KA 288 Serayu (Pasar Senen–Bandung–Purwokerto), berangkat pukul 19.25 WIB
  • KA 139 Parahyangan (Bandung–Gambir), berangkat pukul 19.25 WIB
Selain pembatalan, beberapa perjalanan juga tertahan:

  • KA 283 Serayu (Purwokerto–Bandung–Pasar Senen) tertahan di Stasiun Sasak
  • KA 129 Papandayan (Garut–Gambir) tertahan di Stasiun Padalarang
Untuk penumpang terdampak, KAI menyediakan alternatif perjalanan menggunakan bus dan kereta cepat Whoosh.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Phapros (PEHA) Kantongi Laba Bersih Rp 27,44 Miliar

Imbauan untuk Penumpang

KAI mengimbau penumpang yang ingin membatalkan perjalanan dapat melakukannya melalui aplikasi Access by KAI, loket box, maupun loket stasiun yang melayani penjualan tiket secara online.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat keterlambatan maupun pembatalan perjalanan ini. KAI akan terus memberikan informasi terbaru secara berkala kepada masyarakat,” tutup Franoto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News