LPK GeTI Dukung 20.000 Mahasiswa Agar Siap Kerja di Bidang Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk mendorong lebih kuat akselerasi pemasaran melalui literasi digital sekaligus mencetak lebih banyak SDM profesional yang melek digital, terkhusus di bidang pemasaran, LPK GeTI (GeTI Incubator) menggelar program pemberian voucher pelatihan gratis untuk mendukung 20.000 calon SDM unggul di daerah.

GeTI Incubator melakukan kerja sama dengan Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk pemberian voucher gratis pelatihan ini, yakni kepada 20.000 mahasiswa semester akhir hingga fresh graduate.  

Penyerahan voucher pelatihan ini dilakukan secara simbolis pada 3 Februari 2023, dengan diwakili oleh Amalia Prabowo selaku Direktur Utama LPK GeTI dengan masing-masing pihak universitas.   


“LPK GeTI akan terus berkomitmen untuk mencetak SDM berkompeten dan berdaya saing global yang siap memenuhi berbagai kebutuhan di setiap lini industri, khususnya di sektor pemasaran dan kewirausahaan,”  tegas Amalia dalam keterangannya, Jumat (3/2).

Baca Juga: 25 PTN Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2023, Rekomendasi SNPMB Tahun Ini

Adapun penyelenggaraan pelatihan gratis dari LPK GeTI ini mencakup dua kelas, yaitu “Membuat Konten di Platform Video Online untuk Pengelola Pemasaran Digital (Bauran)” yang berfokus pada digital literacy dan “Meningkatkan Kinerja Toko Online dan Layanan Pelanggan di Marketplace Bagi Spesialis Pemasaran” yang berfokus pada digital marketing.  

Dalam pelatihan “Membuat Konten di Platform Video Online untuk Pengelola Pemasaran Digital (Bauran)”, para peserta akan mempelajari pengenalan dasar mengenai YouTube berikut bermacam istilahnya, persiapan menjadi YouTuber, penyusunan konten YouTube, riset pasar, serta teknik meningkatkan kunjungan ke channel YouTube. 

Sedangkan dalam pelatihan “Meningkatkan Kinerja Toko Online dan Layanan Pelanggan di Marketplace Bagi Spesialis Pemasaran”, para peserta akan mempelajari secara mendalam cara melakukan riset pasar dan tren pemasaran digital, melakukan aktivitas pemasaran digital, serta meninjau aktivitas pemasaran digital tersebut. 

Melalui program CSR pelatihan gratis ini, diharapkan akan ada lebih banyak lagi SDM yang memiliki kompetensi profesional di bidang pemasaran dengan memaksimalkan literasi digital. Selain itu, ditargetkan akan ada lebih banyak lagi SDM ahli yang paham digital dan memiliki daya saing tinggi dengan pemahaman di bidang marketplace.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi