KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama lembaga anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan guna memperkuat pencegahan risiko sistem keuangan dalam jangka menengah. Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, salah satu fokus kebijakan tersebut adalah meningkatkan kepemilikan rekening simpanan aktif di kalangan penduduk usia produktif, sekaligus memperbaiki kualitas penggunaan rekening agar tidak disalahgunakan. “Saat ini jumlah penduduk usia produktif yang belum memiliki rekening perbankan masih tercatat sekitar 15,3 juta jiwa. Angka ini ditargetkan turun menjadi 13 juta jiwa pada 2026,” ujar Anggito dalam siaran pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2026, Selasa (28/1/2026).
LPS Dorong Lebih Banyak Penduduk Usia Produktif Punya Rekening
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama lembaga anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan guna memperkuat pencegahan risiko sistem keuangan dalam jangka menengah. Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, salah satu fokus kebijakan tersebut adalah meningkatkan kepemilikan rekening simpanan aktif di kalangan penduduk usia produktif, sekaligus memperbaiki kualitas penggunaan rekening agar tidak disalahgunakan. “Saat ini jumlah penduduk usia produktif yang belum memiliki rekening perbankan masih tercatat sekitar 15,3 juta jiwa. Angka ini ditargetkan turun menjadi 13 juta jiwa pada 2026,” ujar Anggito dalam siaran pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2026, Selasa (28/1/2026).
TAG: