LPS : NIM perbankan 2017 stabil di 5,5%



JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksi rasio NIM (margin bunga bersih) perbankan pada 2017 akan stabil diangka 5,5%. Proyeksi NIM ini sedikit lebih rendah 15bps dari angka NIM perbankan Oktober 2016.

Kepala Group Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan LPS, Dody Arifianto mengatakan proyeksi NIM ini mempertimbangkan stabilnya biaya dana pada tahun 2017.

“Dengan pertimbangan tersebut, ruang gerak NIM untuk turun menjadi terbatas,” ujar Dody kepada KONTAN, Senin (2/12).


Sebagai gambaran, proyeksi stabilnya biaya dana pada tahun 2017 disebabkan karena beberapa faktor utamanya dari global yaitu potensi naiknya suku bunga acuan The Fed.

Dody mengatakan Bank Indonesia pada tahun ini akan menerapkan kebijakan bias longgar untuk menjaga likuiditas yang ada di pasar.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sampai Oktober 2016, rasio NIM (margin bunga bersih) perbankan berada di level 5,65%. Nilai NIM ini masih naik 31% secara tahunan atau year on year (yoy).

Berdasarkan statistik perbankan Indonesia (SPI) Oktober 2016 yang ada di laman web OJK, kenaikan NIM Oktober 2016 ini lebih rendah rendah jika dibandingkan dengan kenaikan pada periode yang sama tahun 2015 sebesar 110 bps yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie