AKARTA. Permintaan produk minuman energi yang belakangan cukup tinggi membuat para pelaku industri ini terus berekspansi. Salah satunya adalah PT M-150 Indonesia. Perusahaan yang berinduk di Thailand yakni Osotspa Co.Ltd akan mendirikan pabrik di Indonesia dua tahun ke depan. General Manager PT M-150 Indonesia M. Aswan Nasution menuturkan, selama ini produk M-150 yang beredar di Indonesia masih diimpor dari Osotspa Co.Ltd, di Thailand. Lantaran pertumbuhan penjualan minuman energi di dalam negeri cukup tinggi, mereka memutuskan membangun pabrik di Indonesia. "Pabrik ini kemungkinan besar akan didirikan di Cikarang dan Surabaya," ujar Aswan kepada KONTAN, Jumat (7/6). Hanya saja, Aswan masih enggan menyebutkan berapa besar nilai investasi yang akan digelontorkan perusahaan untuk membangun pabrik ini. Tapi, Aswan optimistis produk M-150 bakal sukses. Buktinya, dari total pangsa pasar minuman energi di dalam negeri yang mencapai 65 juta botol, tahun ini, M-150 menargetkan bisa menguasai 15%. Angka ini setara dengan sekitar 9,75 juta botol. Tahun lalu, M-150 terjual sekitar 6,5 juta botol.
M-150 Akan Bangun Pabrik di Indonesia
AKARTA. Permintaan produk minuman energi yang belakangan cukup tinggi membuat para pelaku industri ini terus berekspansi. Salah satunya adalah PT M-150 Indonesia. Perusahaan yang berinduk di Thailand yakni Osotspa Co.Ltd akan mendirikan pabrik di Indonesia dua tahun ke depan. General Manager PT M-150 Indonesia M. Aswan Nasution menuturkan, selama ini produk M-150 yang beredar di Indonesia masih diimpor dari Osotspa Co.Ltd, di Thailand. Lantaran pertumbuhan penjualan minuman energi di dalam negeri cukup tinggi, mereka memutuskan membangun pabrik di Indonesia. "Pabrik ini kemungkinan besar akan didirikan di Cikarang dan Surabaya," ujar Aswan kepada KONTAN, Jumat (7/6). Hanya saja, Aswan masih enggan menyebutkan berapa besar nilai investasi yang akan digelontorkan perusahaan untuk membangun pabrik ini. Tapi, Aswan optimistis produk M-150 bakal sukses. Buktinya, dari total pangsa pasar minuman energi di dalam negeri yang mencapai 65 juta botol, tahun ini, M-150 menargetkan bisa menguasai 15%. Angka ini setara dengan sekitar 9,75 juta botol. Tahun lalu, M-150 terjual sekitar 6,5 juta botol.