KONTAN.CO.ID - PARIS. Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pernyataan tegas bahwa Paris tidak akan pernah ikut serta dalam operasi militer untuk membuka blokade Selat Hormuz di tengah berkecamuknya konflik bersenjata saat ini. Langkah ini sekaligus mementahkan klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Prancis bersedia membantu upaya Washington. Dalam sebuah acara di Gedung Putih, Senin (16/3), Trump sebelumnya mengklaim telah berkomunikasi dengan Macron. Trump bahkan memberi nilai "8 dari 10" atas sikap Macron yang mendorong sekutu untuk mengamankan Selat Hormuz, sembari menyiratkan bahwa Paris akan bergabung dalam koalisi militer pimpinan AS. "Kami bukan pihak dalam konflik tersebut. Oleh karena itu, Prancis tidak akan pernah ikut serta dalam operasi untuk membuka atau membebaskan Selat Hormuz dalam konteks saat ini," tegas Macron dalam rapat kabinet membahas konflik Timur Tengah, Selasa (17/3).
Macron Bantah Trump: Paris Ogah Ikut Operasi Militer Selat Hormuz
KONTAN.CO.ID - PARIS. Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pernyataan tegas bahwa Paris tidak akan pernah ikut serta dalam operasi militer untuk membuka blokade Selat Hormuz di tengah berkecamuknya konflik bersenjata saat ini. Langkah ini sekaligus mementahkan klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Prancis bersedia membantu upaya Washington. Dalam sebuah acara di Gedung Putih, Senin (16/3), Trump sebelumnya mengklaim telah berkomunikasi dengan Macron. Trump bahkan memberi nilai "8 dari 10" atas sikap Macron yang mendorong sekutu untuk mengamankan Selat Hormuz, sembari menyiratkan bahwa Paris akan bergabung dalam koalisi militer pimpinan AS. "Kami bukan pihak dalam konflik tersebut. Oleh karena itu, Prancis tidak akan pernah ikut serta dalam operasi untuk membuka atau membebaskan Selat Hormuz dalam konteks saat ini," tegas Macron dalam rapat kabinet membahas konflik Timur Tengah, Selasa (17/3).
TAG: