KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjaga hutan agar lestari sembari mengembangkan potensi ekonomi desa menjadi misi bagi Muhammad Zaiwan. Bersama masyarakat setempat, Zaiwan mengembangkan usaha madu Pelawan hingga menjadi salah satu produk unggulan berbasis hutan lestari yang diminati pasar internasional. Produk madu ini lahir dari hutan Pelawan yang berada di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. Sebagai Kepala Desa Namang, Zaiwan mengambil langkah berani dengan menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) untuk melindungi Hutan Pelawan dari ancaman penambangan timah liar. Alih-alih mengeksploitasi hutan, Zaiwan mengajak masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi berkelanjutan melalui hasil hutan bukan kayu, salah satunya adalah madu Pelawan.
Madu Desa Pelawan yang Menyengat Pasar Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjaga hutan agar lestari sembari mengembangkan potensi ekonomi desa menjadi misi bagi Muhammad Zaiwan. Bersama masyarakat setempat, Zaiwan mengembangkan usaha madu Pelawan hingga menjadi salah satu produk unggulan berbasis hutan lestari yang diminati pasar internasional. Produk madu ini lahir dari hutan Pelawan yang berada di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. Sebagai Kepala Desa Namang, Zaiwan mengambil langkah berani dengan menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) untuk melindungi Hutan Pelawan dari ancaman penambangan timah liar. Alih-alih mengeksploitasi hutan, Zaiwan mengajak masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi berkelanjutan melalui hasil hutan bukan kayu, salah satunya adalah madu Pelawan.
TAG: