KONTAN.CO.ID - Donald Trump sedang mengirimkan sebuah “armada” ke Timur Tengah. Kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok tempurnya dijadwalkan tiba di Laut Arab dalam beberapa hari ke depan. Jet-jet tempur Amerika yang biasanya bermarkas di Inggris telah mendarat di Yordania. Sistem pertahanan antirudal pun sudah ditempatkan di kawasan Teluk. Semua ini memang belum membuktikan bahwa Donald Trump sedang bersiap berperang melawan Republik Islam Iran. Namun, langkah-langkah tersebut persis seperti apa yang akan ia lakukan jika benar-benar menyiapkan perang. Dan meskipun detail rencana militernya tidak diketahui publik, kemiripannya dengan pengerahan kekuatan AS di sekitar Venezuela tahun lalu sulit diabaikan. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Trump tengah merencanakan pengulangan operasi penculikan Nicolas Maduro, sebuah operasi “pemenggalan kepemimpinan” di mana Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dibunuh atau diculik, sementara rezim Iran tetap dipertahankan? Dan jika pasukan AS mampu melakukannya, apa dampaknya?
Maduro 2.0: Apa yang Terjadi Jika AS Menyingkirkan Ayatollah Khamenei?
KONTAN.CO.ID - Donald Trump sedang mengirimkan sebuah “armada” ke Timur Tengah. Kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok tempurnya dijadwalkan tiba di Laut Arab dalam beberapa hari ke depan. Jet-jet tempur Amerika yang biasanya bermarkas di Inggris telah mendarat di Yordania. Sistem pertahanan antirudal pun sudah ditempatkan di kawasan Teluk. Semua ini memang belum membuktikan bahwa Donald Trump sedang bersiap berperang melawan Republik Islam Iran. Namun, langkah-langkah tersebut persis seperti apa yang akan ia lakukan jika benar-benar menyiapkan perang. Dan meskipun detail rencana militernya tidak diketahui publik, kemiripannya dengan pengerahan kekuatan AS di sekitar Venezuela tahun lalu sulit diabaikan. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Trump tengah merencanakan pengulangan operasi penculikan Nicolas Maduro, sebuah operasi “pemenggalan kepemimpinan” di mana Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dibunuh atau diculik, sementara rezim Iran tetap dipertahankan? Dan jika pasukan AS mampu melakukannya, apa dampaknya?
TAG: