KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksanaan program magang nasional untuk lulusan sarjana/diploma tahun 2025 resmi ditutup. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengklaim berdasarkan evaluasi yang ada sebanyak 35% lulusan magang mendapatkan tawaran langsung dari perusahaan untuk melanjukan kontrak sebagai pekerja. "Jadi Alhamdulillah cukup baik dan kita juga mendapatkan hasil evaluasi tahap 1, ada sekitar 35% adik-adik magang kita itu ditawari untuk bekerja di tempat magang," kata Yassierli dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (27/5/2026).
Baca Juga: Kemnaker Usul Kuota Magang Nasional 2026 Naik 50% Jadi 150.000 Peserta Diketahui, program magang tahun 2025 dibagi menjadi dua tahapan. Pada tahap pertama sebanyak 14 ribu peserta telah mengikuti serangkaian program dan dilanjutkan pada tahap kedua mencapai 62 ribu peserta. Yassierli mengklaim sebanyak 85% peserta pada tahap pertama mengaku puas dengan pelaksanaan program magang nasional. Kemudian sebanyak 14% mengaku cukup puas dan yang kurang puas hanya mencapai 0,7%. Di sisi lain, Kemnaker juga melakukan survei terhadap 4.000 perusahaan yang menerima program magang nasional mengaku 81% dari mereka merasa puas, 19% mengaku cukup puas dan 0,4% di antaranya menyebut kurang puas. Menaker menyebut serangkaian program magang nasional tahun 2025 telah sepenuhnya rampung. Kemnaker kemudian menawarkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti sertifikasi kompetensi gratis dari Kemnaker yang bersifat opsional.
Baca Juga: Program Magang Nasional Tahap 1 Kelar, Kemnaker Siapkan Hadiah untuk Peserta "Memang mereka harus datang ke balai-balai karena sertifikasi itu harus dilaksanakan secara offline," urai Yassierli. Selain itu, Yassierli memastikan pada tahun ini pemerintah memastikan program magang nasional akan diperluas menjadi 150 ribu peserta. Yassierli mengatakan kenaikan jumlah peserta ini telah disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Menteri Koordinator Perekononomian.
Menurut Yassierli, Kemnaker akan menyiapkan timeline dan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan untuk kembali membuka lowongan magang nasional bagi lulusan Sarjana ataupun Diploma. "Dan InsyaAllah Juni kita bisa jalan ya, untuk batch pertama angkatan kedua kita 2026 dengan target 50.000 orang dulu InsyaAllah," lanjut Yassierli.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,14 Triliun untuk Program Magang Nasional Batch 4 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News