Mahjong Jadi Tren Baru, éL Hotel Group Bidik Peluang Bisnis dari F&B hingga Event



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren permainan mahjong yang semakin berkembang mulai dilirik pelaku bisnis perhotelan sebagai aktivitas untuk meningkatkan pengalaman tamu sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan. éL Hotel Group melihat permainan tersebut tak lagi hanya identik dengan komunitas tertentu, tetapi mulai berkembang sebagai aktivitas sosial dan lifestyle.

Perwakilan éL Hotel Group, Maria Avianto mengatakan, minat terhadap aktivitas mahjong di lingkungan hotel menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Ketertarikan terutama terlihat saat akhir pekan maupun ketika hotel menggelar aktivitas atau gathering dengan tema mahjong.

"Mahjong bukan lagi sekadar permainan yang dilakukan oleh komunitas tertentu, tetapi mulai berkembang menjadi aktivitas sosial dan lifestyle yang menarik untuk dilakukan bersama keluarga, teman, maupun komunitas," ujar Maria kepada Kontan, Jumat (18/9/2026).


Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Pengawasan BBM Subsidi, Tindak Tegas Penyeleweng

Menurutnya, kehadiran aktivitas mahjong memberikan nilai tambah terhadap pengalaman tamu. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati fasilitas hotel, tetapi juga memiliki pilihan aktivitas yang dapat dilakukan bersama.

Dari sisi bisnis, éL Hotel Group melihat aktivitas mahjong berpotensi meningkatkan engagement serta memperpanjang durasi kunjungan tamu. Aktivitas tersebut juga dapat mendorong transaksi tambahan, terutama dari segmen food and beverage (F&B).

Meski demikian, Maria menyebut pihaknya masih berada dalam tahap pengembangan untuk melihat pola serta konsistensi permintaan terhadap aktivitas mahjong. Dengan demikian, mahjong saat ini belum ditetapkan sebagai salah satu sumber utama pendapatan hotel.

Lebih lanjut, peluang monetisasi dari tren mahjong dinilai tidak hanya berasal dari permainan. éL Hotel Group tengah melihat konsep mahjong experience yang dapat dikombinasikan dengan berbagai layanan hotel.

"Konsep yang kami kembangkan lebih diarahkan kepada mahjong experience, sehingga dapat dikombinasikan dengan table/package fee, food & beverage, private gathering, event, maupun aktivitas komunitas," kata Maria.

Untuk tahap awal, perusahaan memilih fokus membangun komunitas dan awareness terhadap aktivitas tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengalaman bermain mahjong tetap nyaman dan sesuai dengan positioning hotel yang family-friendly dan welcoming.

Maria menambahkan, potensi cross-selling antara aktivitas mahjong dengan F&B, room stay, gathering, dan event cukup besar. Namun, perusahaan belum mengungkapkan besaran kontribusi aktivitas mahjong terhadap omzet hotel karena masih dalam tahap pengembangan.

Baca Juga: Pembentukan BUK Migas Siap Digodok Bareng Pemerintah, DPR Tekankan Hal Ini

Ke depan, éL Hotel Group membuka peluang untuk mengembangkan sejumlah paket khusus, seperti Mahjong Weekend Experience, private mahjong gathering, corporate atau community event, hingga membership apabila permintaan sudah semakin terbentuk.

Di sisi lain, perkembangan komunitas mahjong juga mulai menunjukkan perubahan profil pemain. Selain komunitas yang telah lama bermain, minat dari generasi muda mulai tumbuh karena mahjong dinilai dapat menjadi aktivitas sosial, entertainment, sekaligus bagian dari lifestyle.

"Kami ingin membawa mahjong dengan pendekatan yang lebih modern, fun, dan inclusive, bukan hanya sebagai permainan tradisional atau aktivitas komunitas tertentu," jelas Maria.

Untuk kegiatan bersama, jumlah peserta masih disesuaikan dengan kapasitas dan konsep masing-masing acara. Menurut Maria, format casual gathering dengan suasana yang fun cenderung lebih mudah menarik pemain baru dibandingkan hanya mengandalkan komunitas yang sudah ada.

Ke depan, éL Hotel Group berencana mengembangkan aktivitas tersebut secara lebih rutin melalui mahjong gathering, weekend activity, community event, maupun thematic event dengan konsep yang disesuaikan dengan karakter masing-masing hotel.

Bagi perusahaan, pengembangan mahjong tidak semata-mata berorientasi pada jumlah meja atau pemain, tetapi juga bagaimana aktivitas tersebut dapat membangun komunitas, meningkatkan engagement, serta menciptakan pengalaman baru bagi tamu hotel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News