Mahkota Group (MGRO) Raih Pendapatan Rp 7,31 Triliun Pada Tahun 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mahkota Group Tbk (MGRO) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 7,31 triliun pada tahun 2021. Jumlah ini meningkat 78,29% (yoy) dibandingkan pendapatan MGRO pada tahun 2020 sebesar Rp 4,10 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan MGRO di tahun 2021 didominasi oleh segmen minyak sawit mentah dan turunannya sebesar Rp 6,63 triliun. Kemudian diikuti oleh pendapatan dari segmen inti sawit dan turunannya sebesar Rp 558,30 miliar, jasa sewa tangki sebesar Rp 58,89 miliar, dan produk sawit lainnya sebesar Rp 55,97 miliar.

Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan MGRO pada tahun 2021 melonjak 64,46% (yoy) menjadi Rp 6,48 triliun, dibandingkan realisasi di tahun sebelumnya sebesar Rp 3,94 triliun.


MGRO pun mencatatkan laba bruto sebesar Rp 825,05 miliar pada tahun 2021, melesat 399,09% (yoy) dibandingkan laba bruto perusahaan pada tahun 2020 sebesar Rp 165,31 miliar.

Baca Juga: Alokasikan Capex Capai US$ 800 Juta, Simak Rencana Bisnis United Tractors (UNTR)

Sementara itu, beban operasional MGRO pada tahun 2021 mencapai Rp 642,58 miliar atau naik 349,48% (yoy) dibandingkan beban operasional MGRO pada tahun sebelumnya sebesar Rp 142,96 miliar.

Dengan begitu, MGRO meraup laba operasi sebesar Rp 182,46 miliar pada tahun 2021. Angka ini meroket 716,37% (yoy) dibandingkan laba operasi MGRO pada tahun 2020 sebesar Rp 22,35 miliar.

Hingga akhir tahun 2021, MGRO mencetak laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 78,53 miliar. Sebaliknya, pada tahun 2020, MGRO menderita rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp 51,74 miliar.

MGRO memiliki jumlah aset sebanyak Rp 1,82 triliun pada akhir tahun 2021, lebih tinggi 27,27% (yoy) dibandingkan jumlah aset perusahaan di tahun 2020 sebesar Rp 1,43 triliun. Per akhir 2021, MGRO memiliki total liabilitas sebesar Rp 1,11 triliun. Adapun total ekuitas MGRO di periode yang sama tercatat sebesar Rp 709,80 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi