HONG KONG. Sekitar 40 perusahaan makanan dan minuman Indonesia tampil dalam pameran dagang makanan di Hong Kong, selama empat hari sejak Kamis pagi (13/8). "Ini kesempatan para pengusaha makanan dan minuman Indonesia untuk mempromosikan produknya, tidak saja di pasar Hong Kong, tetapi juga China, bahkan internasional," kata Sesditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Enny Ratnaningtyas di Hong Kong, Kamis. Enny mengatakan, produk makanan dan minuman selama triwulan I-2015 menyumbang 5,5% ekonomi nasional atau sekitar 30% untuk produk industri pengolahan nonmigas. "Meski mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun lalu, industri makanan dan minuman menyumbang cukup besar bagi pendapatan," tutur Enny.
Makanan-minuman Indonesia mejeng di Hong Kong
HONG KONG. Sekitar 40 perusahaan makanan dan minuman Indonesia tampil dalam pameran dagang makanan di Hong Kong, selama empat hari sejak Kamis pagi (13/8). "Ini kesempatan para pengusaha makanan dan minuman Indonesia untuk mempromosikan produknya, tidak saja di pasar Hong Kong, tetapi juga China, bahkan internasional," kata Sesditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Enny Ratnaningtyas di Hong Kong, Kamis. Enny mengatakan, produk makanan dan minuman selama triwulan I-2015 menyumbang 5,5% ekonomi nasional atau sekitar 30% untuk produk industri pengolahan nonmigas. "Meski mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun lalu, industri makanan dan minuman menyumbang cukup besar bagi pendapatan," tutur Enny.