LONDON. Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia merangkap Belarus Wahid Supriyadi optimistis angka kunjungan warga negara Rusia ke Indonesia di musim dingin ini semakin meningkat. "Hingga semester pertama 2016, terjadi peningkatan sekitar 14 persen kunjungan turis Rusia ke Indonesia, dan Insya Allah akhir tahun nanti akan ada lonjakan kunjungan wisatawan Rusia," kata dubes Wahid. Sebaliknya, jumlah warga Indonesia ke Rusia juga cukup besar, tahun lalu ada 14.000 orang," ucap Wahid yang baru 6 bulan bertugas di Rusia.
Untuk itu, dia menyambut gembira partisipasi industri wisata dengan membuka stand "Wonderful Indonesia" dalam Forum Pariwisata Internasional Rusia "Otdykh" (Leisure) ke-22 di Expo Center Moskow, 21 - 24 September 2016. Menyambut libur musim dingin 2016, Kementerian Pariwisata RI berkolaborasi dengan KBRI Moskow kembali berpartisipasi dalam Forum Pariwisata Internasional Rusia "Otdykh". Berdasarkan keterangan KBRI Moskow yang diterima Antara London, Selasa, kementerian memboyong tujuh industri wisata dari tanah air. Dubes Wahid saat di stand Indonesia mengadakan pertemuan dengan tiga pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata Rusia. Pertemuan tersebut difasilitasi Mikhail Kurytsin, Direktur Eksekutif Dewan Bisnis Rusia - Indonesia, yakni Yury Barzykin, Wakil Presiden Persatuan Industri Wisata Rusia, Andrey Gavrilov, Presiden Aliansi Agen Perjalanan Rusia dan Vladimir Sharov, Presiden Asosiasi Wisata Domestik Rusia. Tujuan pertemuan ini adalah membahas pentingnya menyusun strategi dan upaya bersama dalam meningkatkan arus wisatawan Rusia ke Indonesia dan sebaliknya. Indonesia sudah membebaskan visa kunjungan bagi warga Rusia sehingga sangat memudahkan warga Rusia yang ingin ke Indonesia khususnya di musim dingin ini.
"Kami juga sangat mendukung upaya negosiasi KBRI Moskow kepada otoritas Rusia bagi pembebasan visa masuk Rusia minimal 14 hari bagi warga Indonesia," ujar Mikhail Kuritsyn. Dalam pertemuan disepakati realisasi penerbangan langsung Rusia-Indonesia menjadi salah satu prioritas bagi peningkatan angka kunjungan warga kedua negara. Selain itu para pengusaha Rusia juga berharap kiranya Indonesia dapat lebih meningkatkan promosi wisata dan budaya daerah-daerah lain di Indonesia selain Bali kepada wisatawan Rusia dalam rangka meningkatkan kunjungan turis Rusia ke Indonesia. Secara khusus Presiden Asosiasi Wisata Domestik Rusia, Vladimir Sharov mengharapkan KBRI dapat turut membantu mempromosikan kekayaan sejarah dan budaya berbagai daerah di Rusia agar juga dapat meningkatkan angka kunjungan warga Indonesia ke Rusia.