KONTAN.CO.ID - Malaysia pada Minggu (11/1/2026) sementara membatasi akses ke Grok, bergabung dengan sejumlah negara lain yang mengambil tindakan setelah chatbot generatif AI ini memicu kontroversi global karena memungkinkan pengguna membuat dan mempublikasikan gambar bersifat seksualisasi. xAI, perusahaan yang dipimpin Elon Musk dan berada di balik Grok, pada Kamis lalu menyatakan akan membatasi fitur pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk pelanggan berbayar, sebagai respons atas celah yang memungkinkan pengguna di X menghasilkan konten seksualisasi terhadap orang lain, sering kali tanpa persetujuan. Baca Juga: Emas Pecah Rekor di Atas US$4.600 Senin (12/1), Perak ikuti Jejak ke Level Tertinggi
Malaysia Batasi Akses Grok AI Menyusul Kontroversi Konten Seksualisasi
KONTAN.CO.ID - Malaysia pada Minggu (11/1/2026) sementara membatasi akses ke Grok, bergabung dengan sejumlah negara lain yang mengambil tindakan setelah chatbot generatif AI ini memicu kontroversi global karena memungkinkan pengguna membuat dan mempublikasikan gambar bersifat seksualisasi. xAI, perusahaan yang dipimpin Elon Musk dan berada di balik Grok, pada Kamis lalu menyatakan akan membatasi fitur pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk pelanggan berbayar, sebagai respons atas celah yang memungkinkan pengguna di X menghasilkan konten seksualisasi terhadap orang lain, sering kali tanpa persetujuan. Baca Juga: Emas Pecah Rekor di Atas US$4.600 Senin (12/1), Perak ikuti Jejak ke Level Tertinggi