Mampukah IHSG bertahan di level 5.000 pada Kamis ini (8/10)?



KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Sudah tiga hari berturut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. Rabu (7/10), IHSG melaju lagi 0,10% ke level 5.004,33.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher menjelaskan, IHSG masih bisa menguat meskipun banyak sentimen negatif yang membayangi.

"Seperti keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghentikan negosiasi stimulus serta data cadangan devisa Indonesia yang mencatat penurunan ke level US$ 135,2 miliar," ujar Dennies dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (7/10).


Kamis (8/10), Dennies memperkirakan, pergerakan IHSG akan diwarnai banyak tekanan terutama dari dalam negeri terkait kondisi politik akibat disahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan masih tingginya kasus harian corona (Covid-19).

Secara teknikal, indikator stochastic melebar setelah membentuk goldencross didukung volume yang tinggi mengindikasikan masih ada potensi penguatan. 

Baca Juga: IHSG merosot 20,56% dari awal tahun, cermati rekomendasi saham penggerus IHSG ini

Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak menguat dengan support berada di level 4.941 dan resisten di level 5.045. Adapun saham-saham yang bisa dicermati untuk perdagangan Kamis (7/10) menurut Artha Sekuritas meliputi TOWR, BBNI dan WIKA.

Sementara itu, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menebak, IHSG akan cenderung fluktuatif dalam rentang support-resistance 4.950-5.080 pada perdagangan Kamis (8/10).

Menurut Valdy, respons pelaku pasar terhadap pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-Undang melalui Rapat Paripurna DPR RI pada Senin (5/10) diperkirakan masih menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG.

Dari eksternal, FOMC Minutes yang dirilis pada Kamis dini hari WIB (8/10) juga dapat mempengaruhi pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis (8/10). 

Valdy menyarankan pelaku pasar untuk mencermati saham ASII, HMSP, GGRM, EXCL dan TLKM yang berpeluang melanjutkan rebound pada Kamis (8/10).

Selanjutnya: IHSG menguat 0,10% ke 5.004 pada perdagangan Rabu (7/10), asing net sell Rp 2 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat