Manchester City Terancam Dakwaan Baru, Pendapatan Sponsor Dipertanyakan



KONTAN.CO.ID - Manchester City berpotensi menghadapi penyelidikan baru terkait dugaan pelanggaran aturan finansial Liga Primer Inggris.

Di tengah proses banding atas putusan bersalah dalam kasus 115 dakwaan, sejumlah petinggi klub Inggris dikabarkan meminta penyelidikan diperluas hingga periode setelah 2018.


Permintaan tersebut muncul karena sejumlah eksekutif mempertanyakan apakah dugaan penggelembungan nilai kesepakatan sponsor Manchester City benar-benar berhenti pada 2018.

Mengutip The Independent, para pelapor melihat pendapatan komersial klub disebut masih berada pada tingkat yang relatif sama setelah periode tersebut.

Baca Juga: Manchester City Terancam Dijual Paksa Buntut Kasus Pelanggaran FFP

Pendapatan Sponsor Manchester City Setelah 2018 Mencurigakan

Kasus finansial Manchester City bermula dari dugaan pelanggaran aturan keuangan selama periode 2009 hingga 2018.

Dalam penyelidikan awal, Liga Primer Inggris menemukan bahwa Manchester City dan sejumlah perusahaan sponsor yang berbasis di Abu Dhabi memiliki hubungan sebagai related parties atau pihak-pihak yang saling berelasi.

Temuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pemeriksaan terhadap laporan keuangan klub. Namun, sejumlah eksekutif kini mempertanyakan apakah hubungan tersebut masih berlanjut setelah 2018.

Mereka juga mempertanyakan apakah kesepakatan sponsor yang diduga memiliki nilai tidak wajar benar-benar berhenti pada tahun tersebut.

Jika hubungan antara Manchester City dan perusahaan sponsor tersebut terbukti masih berlangsung setelah 2018, kondisi itu berpotensi menjadi dasar penyelidikan dan sanksi tambahan terkait musim-musim berikutnya.

Baca Juga: PM Inggris Terseret Kasus Manchester City, Kerja Sama Masa Lalu Jadi Sorotan

Terancam Pengurangan 40 hingga 50 Poin

Beberapa bentuk sanksi yang sebelumnya dipertimbangkan mencakup denda dalam jumlah besar, larangan transfer pemain, pencabutan gelar, degradasi, hingga pengurangan poin.

Menurut laporan Football Insider, pengurangan poin selama satu musim menjadi salah satu kemungkinan hukuman jika dakwaan terhadap Manchester City tetap berlaku setelah proses banding.

Jumlah pengurangan poin yang disebut dalam laporan tersebut berkisar antara 40 hingga 50 poin. Namun, angka tersebut belum merupakan keputusan resmi Liga Primer Inggris.

Manchester City tetap mempertahankan posisi bahwa mereka tidak bersalah. Klub tersebut kini menjalani proses banding dan hasilnya diperkirakan keluar dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Manchester City Terancam Pengurangan 50 Poin, tetapi Belum Tentu Degradasi