Mandiri incar fee based electronic banking Rp 3 T



JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk menargetkan pendapatan jasa (fee based) income dari electronic banking pada 2017 sebesar Rp 2,6 triliun sampai Rp 3 triliun. Jumlah pendapatan dari fee based pada 2017 ini diproyeksi naik 20% secara tahunan atau year on year (yoy).

Rahmat Broto Triajo, Senior Vice President Digital Banking and Financial Inclusion Bank Mandiri mengatakan beberapa bisnis yang diharapkan menyumbang fee based di antaranya adalah electronic channel seperti ATM, mobile dan internet banking.

"Ke depannya, yang menjadi andalan bank untuk mencetak fee based adalah dari mobile dan internet banking," ujar Rahmat Broto, Selasa (17/1).


Untuk itu, bank berkode emien BMRI, ini akan meningkatkan fitur user experience dan tatap muka pengguna untuk aplikasi mobile dan internet banking. Diharapkan inovasi mobile dan internet banking ini bisa dilakukan pada awal Februari 2017 ini.

Meningkatnya fee based ini diharapkan juga berasal dari kenaikan transaksi mobile dan internet banking. Diproyeksi, untuk mobile dan internet banking kenaikan transaksinya pada tahun ini bisa mencapai 60% sampai 70%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie