JAKARTA. Bisnis PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) melaju di awal tahun ini. Realisasi premi di kuartal I-2017 diyakini mampu memenuhi ekspektasi. Direktur Mandiri Inhealth Armendra memperkirakan, pada periode Januari-Maret 2017, premi yang didapat Mandiri Inhealth diperkirakan mencapai 25% dari total target setahun.Sebagai catatan, di sepanjang 2017, Mandiri Inhealth memasang target perolehan premi sebesar Rp 1,9 triliun, atau tumbuh sekitar 20% dibanding realisasi tahun 2016. Dus, di kuartal I 2017, premi yang sudah diraup Mandiri Inhealth mencapai Rp 475 miliar.Menurut Armendra, salah satu pendorong bisnis di awal tahun ini adalah masuknya premi asuransi kumpulan dari segmen perusahaan pelat merah. Kebanyakan kontrak asuransi kumpulan dari perusahaan BUMN maupun anak usahanya akan habis di semester I tiap tahun. "Jadi di kuartal I dan II biasanya terbantu dari BUMN," kata dia, Senin (3/4).
Mandiri Inhealth raih premi Rp 475 M di kuartal I
JAKARTA. Bisnis PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) melaju di awal tahun ini. Realisasi premi di kuartal I-2017 diyakini mampu memenuhi ekspektasi. Direktur Mandiri Inhealth Armendra memperkirakan, pada periode Januari-Maret 2017, premi yang didapat Mandiri Inhealth diperkirakan mencapai 25% dari total target setahun.Sebagai catatan, di sepanjang 2017, Mandiri Inhealth memasang target perolehan premi sebesar Rp 1,9 triliun, atau tumbuh sekitar 20% dibanding realisasi tahun 2016. Dus, di kuartal I 2017, premi yang sudah diraup Mandiri Inhealth mencapai Rp 475 miliar.Menurut Armendra, salah satu pendorong bisnis di awal tahun ini adalah masuknya premi asuransi kumpulan dari segmen perusahaan pelat merah. Kebanyakan kontrak asuransi kumpulan dari perusahaan BUMN maupun anak usahanya akan habis di semester I tiap tahun. "Jadi di kuartal I dan II biasanya terbantu dari BUMN," kata dia, Senin (3/4).