Mandiri Utama Finance Catat Kenaikan Laba Bersih 9,4% pada Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan pertumbuhan laba yang positif sepanjang semester I-2026.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko MUF, Reza Adriansyah mengungkapkan kalau laba bersih atau Net Profit After Tax (NPAT) MUF tumbuh 9,4% year on year (YoY) per Juni 2026.

"Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pendapatan, efisiensi yang terjaga, serta kualitas aset yang tetap baik," ujarnya kepada Kontan, Rabu (19/8/26).


Katanya, meski pertumbuhan pembiayaan masih jadi hal yang menantang dalam kurun waktu paruh pertama tahun ini, perusahaan tetap melihat adanya peluang untuk tetap menjaga pertumbuhan laba melalui optimalisasi berbagai segmen pembiayaan, efisiensi, dan memastikan kualitas aset agar tetap terjaga.

Baca Juga: Masih Minim, BI Minta Bank Genjot Kucuran Kredit UMKM

Sejumlah upaya di atas disebut Reza sebagai strategi MUF untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Di samping itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan pada industri multifinance yakni sebesar 15,72% dengan nilai mencapai Rp 12,75 triliun per Juni 2026.

Kendati demikian, Reza menyebut kenaikan suku bunga masih menjadi salah satu tantangan yang membayangi industri multifinance dalam menjaga pertumbuhan laba hingga akhir tahun.

Pasalnya, kenaikan tersebut tidak bisa serta-merta diteruskan melalui kenaikan suku bunga pembiayaan kepada nasabah.

Di sisi lain, perusahaan justru harus mempertimbangkan beberapa hal penting lainnya, yaitu kemampuan pasar pembiayaan kendaraan bermotor menerima kenaikan suku bunga di tengah tekanan ekonomi dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih serta tingkat persaingan di industri.

Baca Juga: Indonesia Bullion Market Association Meluncur, Targetkan Kelolaan Emas Double Digit

Meski demikian, MUF tetap optimistis bisa menjaga pertumbuhan laba hingga akhir tahun. Optimisme tersebut ditopang oleh optimalisasi pembiayaan pada segmen yang memiliki profitabilitas relatif lebih baik, peningkatan efisiensi biaya, serta kualitas pembiayaan yang tetap terjaga.

Sebagai informasi, MUF juga berhasil membukukan peningkatan laba sebesar 33% menjadi sekitar Rp 400 miliar pada tahun 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News