Mandiri Utama Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan 9,4% hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) membukukan pertumbuhan pembiayaan hingga Agustus 2026, di tengah dinamika industri otomotif dan pembiayaan yang masih berlangsung.

Hingga periode tersebut, penyaluran pembiayaan MUF mencapai Rp16,4 triliun atau meningkat 9,4% secara tahunan (year on year/YoY).

Plt Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sukoco Sinaga mengatakan, pencapaian tersebut ditopang oleh permintaan pembiayaan kendaraan yang masih terjaga.


“Capaian ini menunjukkan kinerja yang tetap positif di tengah dinamika industri otomotif dan pembiayaan,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (9/9/26).

Menurut Dapot, industri perusahaan pembiayaan juga mulai menunjukkan perbaikan kinerja. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan industri tercatat sebesar Rp513,05 triliun pada Juli 2026.

Baca Juga: Ubah Nama, OJK Beri Izin Usaha PT Megah Putra Manunggal Pialang Asuransi

Memasuki sisa tahun 2026, Dapot melihat peluang pertumbuhan pembiayaan masih terbuka. Salah satu faktor pendukungnya adalah kehadiran berbagai model kendaraan baru, termasuk kendaraan listrik yang semakin diminati masyarakat.

Meski demikian, dia menekankan bahwa kualitas pembiayaan tetap perlu menjadi perhatian agar pertumbuhan industri dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Untuk kuartal IV-2026, MUF optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan pembiayaan sesuai dengan target perusahaan. Strategi tersebut akan tetap dibarengi dengan upaya menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

Baca Juga: Karhutla Ganggu Penerbangan, Zurich: Asuransi Perjalanan Begitu Diperlukan

Di sisi lain, Dapot menyebut masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi MUF. Tantangan tersebut antara lain mengoptimalkan seluruh portofolio pembiayaan agar dapat tumbuh secara seimbang, memperkuat digitalisasi layanan, serta menghadirkan program promosi dan event yang relevan bagi konsumen.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, MUF akan terus mengembangkan produk dan kanal pembiayaan. Perusahaan juga akan memaksimalkan sinergi dengan Bank Mandiri dan BSI guna menopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News