Manfaatkan pelemahan bitcoin, El Salvador beli 150 bitcoin



KONTAN.CO.ID - SAN SALVADOR. El Savador kembali memanfaatkan penurunan harga bitcoin. Presiden El Salvador Nayib Bukele mengatakan, negara Amerika Tengah itu telah menambah 150 bitcoin usai koreksi pada mata uang digital ini.

Hal tersebut memperbesar taruhan El Savador pada cryptocurrency meskipun ada kritik.

Bitcoin, yang merupakan cryptocurrency terbesar dan paling terkenal di dunia, turun sekitar 30% dari level tertinggi di tahun ini sebesar US$ 69.000 pada 10 November.


Bukele mengungkapkan, El Salvador telah memperoleh 100 koin tambahan untuk memanfaatkan pelemahan mata uang kripto tersebut di pekan lalu.

Jumat malam, Bukele mengumumkan pemerintah telah kembali melangkah ke pasar kripto.

Baca Juga: Pasar wait and see, harga Bitcoin belum bergerak dari US$ 56.000-US$ 57.000

Baca Juga: Mengenal lebih jauh aset kripto bertemakan metaverse

"El Salvador baru saja membeli dip! 150 koin dengan harga rata-rata US$ 48.670," tulis Bukele di akun Twitter.

Hingga 26 November, El Salvador diketahui memiliki 1.220 bitcoin.

Pada bulan September, El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Langkah ini menarik perhatian media global, tetapi juga menarik kritik dari oposisi dan lembaga keuangan asing.

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pada hari Senin bahwa El Salvador tidak boleh menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, mengingat risiko yang terkait dengan cryptocurrency.

Editor: Anna Suci Perwitasari