Manfaatkan peluang di balik spekulasi saham SIDO



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepemilikan saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berubah. Pemegang saham mayoritas, PT Hotel Candi Baru tidak lagi menggenggam saham emiten jamu ini.

Per 21 November 2017, Hotel Candi Baru tidak memiliki saham SIDO, dari sebelumnya memiliki 9 miliar atau setara 60% saham SIDO sebelum tanggal 21 November 2017.

Manajemen SIDO belum bisa menjelaskan apakah pengalihan saham tersebut terkait masuknya Kohlberg Kravis Roberts & Co LP (KKR) ke dalam perusahaan. "Kami belum bisa informasikan," ujar Direktur Keuangan SIDO Venancia Sri Indrijati, Senin (4/12).


Analis senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, spekulasi bisa dilakukan memanfaatkan momen rumor masuknya KKR. "Bisa jual, beli, atau juga create transaksi jual beli dengan memanfaatkan momen tersebut," imbuhnya.

Namun, kehati-hatian juga tetap diperlukan. Kalau pun benar KKR akan masuk, perlu dilihat apa motifnya dan akan dijadikan apa SIDO ini.

Satu hal yang pasti, level harga Rp 500 per saham masih undervalue. "Begitu ada sinyal volume beli naik, bisa masuk," saran Reza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini