JAKARTA. Di tengah lesunya ekspor furnitur dan kerajinan ukir Jepara, pengusaha furnitur masih bisa berharap pada tingginya permintaan dalam negeri. Yaitu untuk kebutuhan desain interior kantor atau perumahan. Salah satu pengusaha furnitur dan kerajinan kayu Jepara yang mengadu nasib di Jakarta adalah Mujiono. Pria berusia 44 tahun ini sukses menjadi pemasok furnitur bagi para desain interior di Jakarta. Beberapa furnitur yang dibuatnya antara lain lemari makan, meja makan, kursi makan, tempat tidur, rak display, kursi tamu, sofa, bingkai cermin, meja konsul, ornamen islami dan ukir-ukiran. Saban bulan, minimal Mujiono mendapat order pembuatan furnitur minimal Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.
Manisnya Berbisnis Furnitur Ukiran Jepara
JAKARTA. Di tengah lesunya ekspor furnitur dan kerajinan ukir Jepara, pengusaha furnitur masih bisa berharap pada tingginya permintaan dalam negeri. Yaitu untuk kebutuhan desain interior kantor atau perumahan. Salah satu pengusaha furnitur dan kerajinan kayu Jepara yang mengadu nasib di Jakarta adalah Mujiono. Pria berusia 44 tahun ini sukses menjadi pemasok furnitur bagi para desain interior di Jakarta. Beberapa furnitur yang dibuatnya antara lain lemari makan, meja makan, kursi makan, tempat tidur, rak display, kursi tamu, sofa, bingkai cermin, meja konsul, ornamen islami dan ukir-ukiran. Saban bulan, minimal Mujiono mendapat order pembuatan furnitur minimal Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.