JAKARTA. Salah satu saksi kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP yang juga mantan anggota Komisi II DPR Khatibul Umam Wiranu mengingkari kesaksian Muhammad Nazaruddin. Dalam sesi sidang sebelumnya yang digelar hari ini, Senin (3/4) Nazaruddin bilang Khatibul ia beri uang agar bisa memenangkan pencalonan ketua GP Ansor yang digelar di Surabaya. "Tidak pernah," kata Khatibul di Pengadilan Tipikor Jakarta.Ia pun mengaku siap dikonfrontasi dengan saksi Nazarudin yang memang masih berada di sekitar gedung pengadilan. Nazarudin memang yang membocorkan Khatibul dapat cipratan duit senilai US$ 400.000. "Siap," ucap Khatibul menjawab pertanyaan hakim untuk dikonfirmasi dengan Nazaruddin.
Mantan legislator ini bantah terima duit e-KTP
JAKARTA. Salah satu saksi kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP yang juga mantan anggota Komisi II DPR Khatibul Umam Wiranu mengingkari kesaksian Muhammad Nazaruddin. Dalam sesi sidang sebelumnya yang digelar hari ini, Senin (3/4) Nazaruddin bilang Khatibul ia beri uang agar bisa memenangkan pencalonan ketua GP Ansor yang digelar di Surabaya. "Tidak pernah," kata Khatibul di Pengadilan Tipikor Jakarta.Ia pun mengaku siap dikonfrontasi dengan saksi Nazarudin yang memang masih berada di sekitar gedung pengadilan. Nazarudin memang yang membocorkan Khatibul dapat cipratan duit senilai US$ 400.000. "Siap," ucap Khatibul menjawab pertanyaan hakim untuk dikonfirmasi dengan Nazaruddin.