Manufaktur melesat TW 1 2017 kecuali tekstil



JAKARTA. Setelah mencatatkan pertumbuhan yang melambat di kuartal keempat tahun 2016, industri manufaktur baik besar dan sedang maupun mikro dan kecil kembali mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi di kuartal pertama tahun 2017.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, industri manufaktur besar dan sedang kuartal pertama 2017 tumbuh 4,33% year on year (YoY), lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang sebesar 2,1% YoY.

Begitu juga dengan industri manufaktur mikro dan kecil yang tumbuh 6,63% YoY, yang juga lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya yang hanya tercatat 4,88% YoY.


Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pada industri manufaktur besar dan sedang, peningkatan tertinggi terjadi di sektor industri bahan kimia dengan kenaikan 9,59% YoY dan industri makanan sebesar 8,2% YoY.

Sementara penurunan terbesar terjadi pada sektor industri industri tekstil sebesar 6,87% YoY dan industri minuman sebesar 5,42% YoY. "Padahal tenaga kerja di industri (tekstil) ini lumayan besar," kata Suhariyanto, Selasa (2/5).

Ia juga menyebut, pada industri manufaktur mikro dan kecil, peningkatan tertinggi terjadi di sektor industri komputer, bahan elektronik, dan optik yang naik 41,11% YoY dan industri mesin dan perlengkapan yang tidak termasuk dalam lainnya sebesar 15,24% YoY.

Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada sektor industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 8,45% YoY dan industri jasa reparasi dan pemasangan mesin dan perlatan sebesar 6,3% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto