KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri manufaktur Indonesia masih akan menghadapi berbagai tekanan di tengah perubahan lanskap perdagangan global. Meski ekonomi dunia diproyeksikan membaik pada 2027, pertumbuhan tersebut lebih banyak ditopang sektor berbasis teknologi tinggi dibandingkan manufaktur, seperti sektor padat karya alas kaki (footwear) dan garmen & tesktil. Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri mengatakan ekonomi global memang diperkirakan mulai pulih pada 2027. Namun, penguatan tersebut akan didorong oleh aktivitas di sektor teknologi tinggi seperti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), pusat data (data center), dan semikonduktor. Baca Juga: Pasar EV Kompak Bertumbuh, Ekonom Sarankan Sejumlah Strategi Ini ke Para Pemain
Manufaktur Tertekan, Riset CSIS Ekonomi Global 2027 Justru Ditopang Sektor Teknologi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri manufaktur Indonesia masih akan menghadapi berbagai tekanan di tengah perubahan lanskap perdagangan global. Meski ekonomi dunia diproyeksikan membaik pada 2027, pertumbuhan tersebut lebih banyak ditopang sektor berbasis teknologi tinggi dibandingkan manufaktur, seperti sektor padat karya alas kaki (footwear) dan garmen & tesktil. Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri mengatakan ekonomi global memang diperkirakan mulai pulih pada 2027. Namun, penguatan tersebut akan didorong oleh aktivitas di sektor teknologi tinggi seperti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), pusat data (data center), dan semikonduktor. Baca Juga: Pasar EV Kompak Bertumbuh, Ekonom Sarankan Sejumlah Strategi Ini ke Para Pemain
TAG: