MAP Aktif (MAPA) Akuisisi Bisnis di Malaysia Rp 2,5 Triliun, Ini Dampaknya ke Saham



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) sedang melebarkan sayap bisnisnya lewat ekspansi global. MAPA melalui anak usahanya, Athletica International Holdings Pte. Ltd. (AIH), resmi menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi seluruh saham Sports Direct Malaysia Sdn. Bhd. (SDM) senilai Rp 2,5 triliun.

Corporate Secretary MAPA, Ardhiantie Sadina menyampaikan aksi korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis MAPA, terutama untuk memperluas operasional toko dengan jenama Sports Direct dan USC di luar Indonesia. 

"Pengambilalihan atas saham di SDM sejalan dengan rencana bisnis MAPA untuk membuka dan mengoperasikan toko dengan merek dagang Sports Direct dan USC yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan pendapatan usaha MAPA," tulis Ardhiantie di keterbukaan informasi, Rabu (1/7/2026).


Baca Juga: PRDL, JECX Hingga JELI Mulai Masa Penawaran Umum, Mana yang Paling Menarik?

Perjanjian tersebut ditandatangani pada 29 Juni 2026 antara MAPA, AIH yang berkedudukan di Singapura, serta Frasers Group Trading Limited (FGT) yang berbasis di Inggris selaku pemegang saham SDM.

Dalam transaksi tersebut, AIH akan mengakuisisi sebanyak 1 juta saham atau setara 100% kepemilikan di SDM dari FGT. Nilai akuisisi mencapai US$ 148,91 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.825 per dolar Amerika Serikat.

MAPA juga akan memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) guna menjamin pelaksanaan seluruh kewajiban AIH kepada FGT seperti yang diatur dalam perjanjian jual beli saham.

Ardhiantie menerangkan pemberian jaminan perusahaan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari transaksi akuisisi. Dus, transaksi pembelian saham SDM dan pemberian jaminan perusahaan merupakan satu rangkaian transaksi yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Saat ini, MAPA telah memperoleh hak untuk membuka dan mengoperasikan gerai Sports Direct dan USC di Indonesia serta sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Akuisisi SDM dianggap akan memperkuat langkah perseroan dalam mengembangkan kedua merek tersebut di tingkat regional. 

Sebagai informasi, SDM merupakan perusahaan yang telah mengoperasikan jaringan ritel Sports Direct dan USC di Malaysia. Perusahaan ini menjalankan bisnis penjualan pakaian olahraga, aksesori, perlengkapan, hingga peralatan olahraga melalui jaringan gerainya.

Baca Juga: Grup Merdeka Cetak Kinerja Positif di Kuartal I-2026, Simak Prospek Sahamnya

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo mengungkapkan akuisisi ini merupakan langkah positif karena memperluas ekspansi MAPA di Malaysia dan berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan. Tapi tetap ada risiko integrasi pasca akuisisi. 

"Secara prospek MAPA masih positif didukung ekspansi bisnis, namun masih dibayangi pelemahan daya  beli," tambah Azis kepada Kontan, Rabu (1/7/2026).

Dari sisi saham, saat ini Azis lebih merekomendasikan trading buy saham MAPA dengan target harga Rp 665 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News