KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) semakin ekspansif di segmen bisnis permainan. Pada Jumat, (24/4/2026), MAP Group melalui MAPA meluncurkan gerai Lego Certified Store di Grand Indonesia, toko Lego yang diklaim terbesar dan terlengkap se-Asia Tenggara. Senior Division Manager Lego PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk, Nonviyanti, menjelaskan bahwa pihaknya juga menghadirkan figure factory di Lego Grand Indonesia sebagai satu-satunya fasilitas tersebut di Asia Tenggara.
"Indonesia adalah pasar yang saat ini menjadi target juga dari Lego Group. Targetnya adalah anak-anak, bukan hanya bermain toys, tetapi bisa jadi ruang edukasi untuk melatih motorik mereka," jelasnya di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Baca Juga: Safe Haven Tak Berkutik, Emas Terjepit Sentimen Geopolitik dan Suku Bunga Dari sisi kapasitas, gerai ini menampung lebih dari 600 produk, lebih banyak dari toko Lego pada umumnya yang menampung sebanyak 300 hingga 400 produk. Nonviyanti menjelaskan, MAPA juga berencana membuka sejumlah gerai Lego tahun ini. Meski tak memerinci jumlahnya, ia bilang perusahaan akan berekspansi di Jawa Timur, serta melirik peluang di Sumatra dan Kalimantan. "Kita melihat juga untuk kota-kota kecil yang lain untuk kita perkenalkan tentang Lego lagi. Saat ini kami juga sudah ada di Yogyakarta dan Semarang," ujar dia. Lebih lanjut, MAPA turut menyadari ketidakpastian geopolitik saat ini mengintai bisnis berbagai sektor, tak terkecuali bagi toko ritel. Untuk itu, dengan portofolio produk yang lebih lengkap di Grand Indonesia, perusahaan berharap dapat mengerek penjualan Lego tahun ini di tengah tantangan yang ada. Selain itu, Nonviyanti mengungkap strategi
pricing juga diterapkan oleh perusahaan untuk menggaet konsumen. "Dari segi harga, kalau dibandingkan dengan negara lain juga kami cukup kompetitif saat ini," katanya. Sementara itu, ia pun melihat industri permainan anak pada awal tahun ini sedang bertumbuh jika dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, tahun lalu laju bisnis ritel termasuk segmen permainan lebih melambat.
"Namun kita melihat bahwa kuartal pertama ini penjualannya terutama untuk Lego cukup meningkat banyak. Karena mungkin daya belinya untuk pasar Indonesia sudah naik," tutur Nonviyanti MAPA percaya, dengan aktivitas yang ditawarkan di toko Lego untuk meningkatkan engagement konsumen, perusahaan dapat meraih pertumbuhan pada penjualan di segmen permainan.
Baca Juga: Metropolitan Land (MTLA) Catat Marketing Sales Rp 401 Miliar per Kuartal I-2026 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News