KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada daerah dinilai sebagai indikasi kuat masih tingginya biaya politik dalam sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Setidaknya sebanyak 14 kepala daerah telah terjaring operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang awal tahun 2026. Paling anyar KPK mencokok Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis (15/10/2026). Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar menilai, berulangnya kasus korupsi ini memperlihatkan orientasi jabatan publik yang masih melenceng akibat dorongan mengembalikan modal kampanye.
Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Tingginya Ongkos Pilkada Jadi Sorotan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada daerah dinilai sebagai indikasi kuat masih tingginya biaya politik dalam sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Setidaknya sebanyak 14 kepala daerah telah terjaring operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang awal tahun 2026. Paling anyar KPK mencokok Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis (15/10/2026). Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar menilai, berulangnya kasus korupsi ini memperlihatkan orientasi jabatan publik yang masih melenceng akibat dorongan mengembalikan modal kampanye.