Marak Penipuan Digital, BRI Ingatkan Nasabah Kenali Kanal Resmi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengingatkan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perbankan.

Menurut Direktur Operations BRI Hakim Putratama, pelaku kejahatan siber terus memanfaatkan beragam medium komunikasi untuk meyakinkan calon korban dan memperoleh informasi pribadi maupun rahasia.

Karena itu, nasabah perlu memastikan sumber komunikasi sebelum memberikan data ataupun melakukan tindakan yang diminta.


Baca Juga: BSI Gelar Rights Issue Hingga 6,8 Miliar Saham, Ini Catatan BRI Danareksa Sekuritas

"BRI terus memperkuat kapabilitas teknologi dan pengelolaan sistem untuk menjaga keamanan dan keandalan layanan digital. Di sisi lain, kami mengajak nasabah untuk selalu berhati-hati ketika menerima komunikasi yang mengatasnamakan BRI dan memastikan informasi tersebut berasal dari kanal resmi," ujar Hakim dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).

Salah satu kanal komunikasi resmi BRI adalah BRI Contact 1500017. Nomor tersebut dapat dikenali karena menggunakan nomor 1500017 tanpa tambahan prefiks atau kode seperti +, -, maupun +62.

BRI juga menegaskan petugas tidak akan meminta data pribadi dan rahasia nasabah, seperti PIN, User ID, password, kode OTP, serta CVC/CVV kartu.

Untuk memperoleh informasi, bantuan, maupun layanan, nasabah dapat menggunakan sejumlah kanal resmi BRI. Di antaranya Sabrina melalui WhatsApp 0812 1214 017, Pusat Bantuan pada aplikasi BRImo, email callbri@bri.co.id, serta situs resmi BRI.

Informasi produk dan layanan juga tersedia melalui akun media sosial resmi BRI, yakni TikTok dan Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, serta platform X melalui akun @BANKBRI_ID, @promo_BRI, dan @kontakBRI.

 
BBRI Chart by TradingView

Hakim mengingatkan nasabah agar tak terburu-buru merespons komunikasi yang mencurigakan, terutama apabila komunikasi tersebut meminta data pribadi atau mengarahkan nasabah melakukan transaksi tertentu.

"Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman. Jangan terburu-buru mengambil tindakan ketika menerima komunikasi yang mencurigakan, dan pastikan informasi tersebut berasal dari kanal resmi BRI," pungkas Hakim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News