Maret 2020, P2P lending Komunal catat kenaikan pinjaman 30%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan peer-to-peer (P2P) lending online PT Komunal Finansial Indonesia mencatatkan peningkatan penyaluran pinjaman saat pandemi corona. Sepanjang Maret, nilai penyaluran pinjaman melalui platform Komunal meningkat 30% dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya.

Komunal melihat lonjakan aktivitas investasi pada platformnya. Hingga saat ini akumulasi pinjaman yang sudah disalurkan sejak Komunal berdiri senilai Rp 119,17 miliar.

Adapun total outstanding pinjaman mencapai Rp 49,22 miliar. Pinjaman tersebut telah disalurkan kepada 158 peminjam atau borrower. Selain itu terdapat 188 pemberi pinjaman atau lender.


Baca Juga: Perusahaan P2P lending Komunal raih pendanaan tahap awal

“Kami sangat terbantu memiliki anggota tim yang dinamis dan luar biasa. Mereka muda dan memiliki kepedulian tinggi untuk berkontribusi nyata kepada masyarakat. Setiap bagian dari Komunal berkolaborasi cepat memproses penggalangan dana dari investor dan penyaluran dana dalam waktu kurang satu hari kerja,” ujar Rico Tedyono, COO Komunal dalam keterangan tertulis, Senin (23/3).

Kenaikan nilai penyaluran pinjaman mengindikasikan daya tarik platform peer to peer (P2P) lending sebagai alternatif tujuan investasi. Data Komunal menunjukkan bahwa investor kini lebih terbuka untuk mendanai proyek dengan return yang lebih rendah.

Di sisi lain, teknologi P2P lending mempermudah pengajuan pinjaman di tengah pembatasan sosial yang diterapkan demi menekan penyebaran wabah Covid-19. Proses pengajuan secara online dan penggunaan fitur tanda tangan digital memberikan pelaku bisnis opsi proses pengajuan pembiayaan sambil memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja.

Percepatan proses pinjaman didukung oleh pemanfaatan fitur tanda tangan digital dan penyaluran dana melalui virtual account status borrower. Akselerasi pengucuran kredit juga didukung oleh antusiasme pemberi pinjaman. Selain itu, Komunal memutuskan tidak memungut biaya administrasi sebagai dukungan perusahaan untuk upaya pemerintah menekan laju penularan virus Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: Simak daftar 127 fintech lending legal agar terhindar dari jeratan pinjol ilegal

Salah satu borrower Komunal yakni perusahaan kontraktor sipil telah merasakan pengajuan pinjaman selesai dalam 15 menit dan dana pinjaman bisa dicairkan dalam waktu kurang dari 24 jam. Pinjaman itu digunakan untuk membangun ruang isolasi untuk penanganan kasus Covid-19 di Indonesia bagian timur.

“Semangat dari entrepreneurship adalah value creation dan bagaimana menjadi solusi yang tepat guna untuk customer. Tim Komunal mampu dengan sangat cepat tanggap menjadi solusi di keadaan genting dan berpartisipasi membantu Indonesia menghadapi musibah ini,” ungkap Willson Cuaca, Co-founder dan Managing Partner East Ventures sebagai salah satu investor Komunal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News