JAKARTA. Petinggi negara dan regulator perbankan belakangan ini sibuk menyoroti rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan di Indonesia. Rupanya, kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV atau bank besar memiliki rasio NIM paling tinggi di atas rata-rata NIM perbankan. Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NIM Bank BUKU IV mencapai 6,36% per Desember 2015, atau naik 126 basis poin (bps) Desember 2014 yang sebesar 5,10%. Kenaikan NIM tersebut membuat pendapatan bunga bersih bank BUKU IV meningkat 14,17% menjadi Rp 153,53 triliun hingga Desember 2015. Tahun sebelumnya, pendapatan bunga bersih tercatat Rp 134,75 triliun.
Margin bunga bank besar paling besar
JAKARTA. Petinggi negara dan regulator perbankan belakangan ini sibuk menyoroti rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan di Indonesia. Rupanya, kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV atau bank besar memiliki rasio NIM paling tinggi di atas rata-rata NIM perbankan. Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NIM Bank BUKU IV mencapai 6,36% per Desember 2015, atau naik 126 basis poin (bps) Desember 2014 yang sebesar 5,10%. Kenaikan NIM tersebut membuat pendapatan bunga bersih bank BUKU IV meningkat 14,17% menjadi Rp 153,53 triliun hingga Desember 2015. Tahun sebelumnya, pendapatan bunga bersih tercatat Rp 134,75 triliun.