KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Margin keuntungan perbankan mulai tertekan pada April 2026. Data Bank Indonesia (BI) per April 2026 menunjukkan penurunan margin keuntungan terjadi di mayoritas kelompok bank, seiring kenaikan biaya operasional yang belum sepenuhnya dapat diimbangi oleh penurunan biaya dana. Secara industri, margin keuntungan perbankan turun tipis menjadi 2,19% pada April 2026, dari posisi 2,21% pada Maret 2026. Meski penurunannya relatif terbatas, kondisi ini menunjukkan ruang perbankan untuk mempertahankan profitabilitas semakin menantang di tengah kenaikan berbagai komponen biaya operasional. Berdasarkan kelompok bank, penurunan margin terjadi pada bank pembangunan daerah (BPD), bank badan usaha milik negara (BUMN), serta kantor cabang bank asing (KCBA). Margin keuntungan BPD turun menjadi 1,98% dari 2,00%, margin bank BUMN menyusut menjadi 2,35% dari 2,40%, sedangkan KCBA turun lebih dalam menjadi 1,55% dari 1,64%.
Margin Perbankan Tergerus Biaya Operasional
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Margin keuntungan perbankan mulai tertekan pada April 2026. Data Bank Indonesia (BI) per April 2026 menunjukkan penurunan margin keuntungan terjadi di mayoritas kelompok bank, seiring kenaikan biaya operasional yang belum sepenuhnya dapat diimbangi oleh penurunan biaya dana. Secara industri, margin keuntungan perbankan turun tipis menjadi 2,19% pada April 2026, dari posisi 2,21% pada Maret 2026. Meski penurunannya relatif terbatas, kondisi ini menunjukkan ruang perbankan untuk mempertahankan profitabilitas semakin menantang di tengah kenaikan berbagai komponen biaya operasional. Berdasarkan kelompok bank, penurunan margin terjadi pada bank pembangunan daerah (BPD), bank badan usaha milik negara (BUMN), serta kantor cabang bank asing (KCBA). Margin keuntungan BPD turun menjadi 1,98% dari 2,00%, margin bank BUMN menyusut menjadi 2,35% dari 2,40%, sedangkan KCBA turun lebih dalam menjadi 1,55% dari 1,64%.